Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BPJS Ketenagakerjaan (kini BP Jamsostek) Mengaku Belum Menerima 2 Juta Data Rekening Calon Penerima Subsidi Gaji
Dream - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek), Agus Susanto melaporkan masih ada 2 juta data rekening pekerja yang belum terkumpul hingga Senin, 24 Agustus 2020. Data itu dibutuhkan untuk menyalurkan bantuan subsidi upah Rp2,4 juta yang akan diterima pegawai yang berhak.
Agus mengungkapkan data rekening yang terkumpul dan diserahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) baru mencapai 13,7 juta dari target semula sebanyak 15,7 juta calon penerima subsidi upah.
" Saya minta bantuan para pemberi kerja/HRD agar segera mengumpulkan data rekening karyawannya untuk diserahkan ke BPJS Ketengakerjaan agar bisa memperoleh bantuan subsidi upah dari pemerintah, " ujar Agus dikutip Dream dari laman Kemnaker.
Menurut Agus proses validasi calon penerima subsidi gaji dilakukan setelah dilakukan secara berlapis. Dari 13,7 juta data rekening pekerja, hingga kemarin sudah terkumpul 10 juta rekening dengan status tervalidasi.
Dari 10 juta rekening tervalidasi tersebut akan diserahkan sebanyak 2,5 juta secara bertahap by batch.
" Ini dilakukan, untuk memudahkan monitoring dan menerapkan prinsip kehati-hatian. Jadi kami serahkan ini batch pertama sebanyak 2,5 juta data yang kami serahkan," katanya.
Diakui Agus Susanto, BP Jamsostek membutuhkan waktu untuk bisa memvalidasi data calon penerima subsidi gaji Rp2,4 juta tersebut. Selain ke perusahaan, BP Jamsostek juga harus memvalidasi sebanyak 127 bank yang dilakukan secara otomatis melalui sistem.
Dream - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengantongi data 2,5 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi calon penerima subsidi upah Rp600 ribu per bulan. Diharapkan data tersebut sudah terverifikasi dalam jangka waktu empat hari.
Data 2,5 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan itu merupakan tahap pertama dari total 15,7 juta calon penerima subsidi upah yang totalnya nilainya mencapai Rp2,4 juta selama 4 bulan. Seluruh data adalah pekerja yang mempunya penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.
Tahap selanjutnya Kemnaker akan melakukan check list kesesuaian data yang sudah diserahkan BPJS Ketenagakerjaan.
" Data 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit, kami menargetkan bisa ditransfer dimulai akhir Agustus ini," kata Menaker Ida Fauziyah dikutip dari laman Kemnaker, Selasa, 25 Agustus 2020.
Ida mengakui pihaknya membutuhkan waktu untuk mengecek kesesuaian data yang telah diserahkan oleh Dirut BP Jamsostek tersebut.
Usai data dipastikan sesuai, data jutaan calon penerima subsidi gaji Rp2,4 juta itu akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk bisa mencairkan uangnya yang akan disalurkan ke Bank penyalur yakni Bank-Bank Pemerintah.
" Jadi Bank Pemerintah dan Bank penyalur tersebut nanti akan ditransfer dipindahbukukan ke penerima program subsidi upah/gaji," ujarnya.
Menaker berharap batch pertama 2,5 juta akan konsisten dilakukan setiap pekannya hingga seluruh calon penerima subsidi upah berjumlah 15,7 juta bisa masuk pada akhir September 2020 nanti.
Dream - Guru honorer dipastikan akan menjadi salah satu penerima subsidi gaji sebesar Rp600 ribu yang diberikan pemerintah selama 4 bulan berturut-turut. Total tambahan penghasilan yang diperoleh hingga akhir tahun ini mencapai Rp2,4 juta.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tengah mendata guru honorer yang memenuhi syarat untuk mendapat bantuan subsidi gaji tersebut.
" Ada isu guru honorer dimasukkan dalam daftar penerima manfaat, baik yang sudah terdaftar di dalam BPJamsostek dan saat ini di dalam proses penyempurnaan melalui database di Kemendikbud maupun KemenPAN-RB," kata Sri Mulyani saat rapat bersama Komisi XI, di DPR RI, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020.
Karena masih menjadi pembahasan, Menkeu belum mengungkapkan jumlah guru honorer yang bakal mendapatkan subsidi gaji tersebut.
Terkait subsidi gaji untuk pegawai swasta, mantan direktur World Bank ini memastikan pencairan program bantuan ini akan dilakukan pada pekan ini. Untuk prosesnya akan diawali dengan pencairan langsung oleh presiden Joko Widodo bersamaan dengan bantuan produktif lainnya.
" Akan diluncurkan Bapak Presiden pada minggu ini yaitu bantuan produktif dan subsidi gaji yang sudah disiapkan dalam bentuk DIPA," kata Menkeu.
Pencairan program bantuan subsidi upah dan kredit produktif untuk UMKM merupakan bagian dari upaya mempercepat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dialokasikan Rp695,2 triliun. Program bantuan pegawai ini masuk ke klaster sektoral K/L dan pemerintah daerah yang dianggarkan Rp106,05 triliun.
" Untuk dua program baru yang diminta dilakukan dan selama sebulan ini sudah difinalkan," ujarnya.
(Sah, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya