Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Teori Konspirasi Flat Earth (Foto: Pixabay.com)
Dream – Sepasang suami istri yang diduga dedengkot teori konspirasi bumi datar berhasil ditangkap saat perjalanan keluar dari Italia. Pasangan itu ditangkap bukan karena keyakinannya akan bumi datar, melainkan karena melanggar aturan lockdown di Italia.
Dilansir Daily Star, dua ahli teori konspirasi bumi datar itu berupaya melakukan perjalanan untuk mencapai ujung dunia. Pria dan wanita dari Venetia, Italia, melakukan perjalanan saat aturan lockdown ketat diberlakukan.
Dalam surat kabar Italia Corriere della Sera dijelaskan bagaimana pasangan yang dengan polosnya menyebut, Lampedusa di Sisilia Selatan merupakan lokasi ujung dunia.
Untuk membuktikan apa yang mereka yakini, akhirnya pasangan itu pergi ke pelabuhan Sisilia di Termini Imerese.
Di sana mereka menjual mobil dan menukarnya dengan sebuah perahu. Kemudian mereka melakukan perjalanan sejauh 1.574,2 kilometer melintasi Italia dalam upaya menemukan Lampedusa yang mereka sebut sebagai lokasi ujung dunia.

Keterampilan navigasi ala kadarnya yang mereka miliki justru malah membuat perahu semakin jauh dari Lampedusa. Malahan, perahu mereka berlayar jauh hampir menuju pantai Afrika Utara.
Dengan kondisi kelelahan, kehausan, bahkan berisiko mengalami kecelakaan kapal, pasangan itu tiba di sebuah pulau Ustica yang terletak 74,08 kilometer di barat laut Palermo.
La Stampa melaporkan, kedua orang yang menyatakan dirinya sebagai ahli teori konspirasi bumi datar itu melakukan hal yang lucu.
Selama berlayar menggunakan perahu, mereka berpedoman pada arah kompas, sebuah alat yang bekerja berdasarkan magnet terrestrial. Tentu saja cara kerja kompas adalah sebuah prinsip yang semestinya mereka tolak sebagai penganut teori konspirasi bumi datar.
“ Mereka berpedoman pada kompas, sebuah alat yang bekerja berdasarkan magnet terrestrial, sebuah prinsip yang harus mereka tolak sebagai penganut teori bumi datar,” kata Kementerian Kesehatan di Palermo, Salvatore Zichici.

Dua orang yang diduga dedengkot teori konspirasi bumi datar itu akhirnya ditangkap karena melanggar aturan lockdown. Mereka digelandang menuju Palermo untuk melakukan karantina selama 15 hari di perahu mereka.
Alih-alih tetap tinggal di perahu, mereka memutuskan untuk melarikan diri. Keduanya berlayar selama tiga jam namun akhirnya berhasil dihadang oleh petugas pelabuhan.
Mereka dibawa kembali ke pelabuhan untuk melakukan karantina. Belum putus asa, mereka mencoba melakukan upaya melarikan diri. Kali ini mereka kabur dan bersembunyi di sebuah rumah seorang pria mitomaniak yang berbohong kepada petugas bahwa dirinya positif Covid-19.
Namun petugas tetap saja menemukan pasangan itu hingga akhirnya mereka dipaksa untuk pulang menggunakan kereta api.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya