Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
CIMB Niaga (Foto: Shutterstock.com/Cahyadi Sugi)
Dream - PT Bank CIMB Niaga Tbk. menilai pertumbuhan kredit kendaraan listrik masih kecil. Hal ini menimbang dari harga kendaraan listrik yang masih terbilang mahal.
Direktur Treasury & Capital Market CIMB Niaga John Simon mengatakan perlu adanya bantuan dari pemerintah dengan memberikan insentif untuk pembiayaan kendaraan listrik. Mengingat biaya produksi kendaraan listrik juga lebih mahal dibandingkan kendaraan konvensional.
“ Pasti kecil nah itu sesuatu yang harus dilakukan pemerintah juga supaya insentif yang bisa diberikan bisa lebih terasa,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu, 21 September 2022.
John memperkirakan untuk saat ini pembiayaan kendaraan listrik tak sampai single digit. Meskipun dia mengatakan belum ada data yang pasti, hitungannya kemungkinan hanya empat persen.
“ Menurut saya kecil, saya nggak ada datanya tapi yang pasti itu nggak sampai single digit, empat persen maybe three persen,” lanjut John.
Kendaraan listrik yang terbilang baru memasuki pasar Indonesia, dari skala industri menurutnya juga masih kecil.
“ Pasti kecil ini baru mulai kok. Ini perlu bantuan dari pemerintah juga supaya kita beli mobil listrik lebih mudah,” pungkasnya.

Kendaraan listrik di industri otomotif tanah air memang sedang banyak dibicarakan, salah satu mobil listrik terbaru yang memasuki pasar Indonesia adalah Wuling, brand mobil asal Tiongkok.
Belum lama ini Presiden Jokowi juga telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022, tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk kendaraan dinas operasional dan kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah. Instruksi itu mulai berlaku pada 13 September 2022.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan