Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bupati Bogor Ade Yasin (Merdeka/Rasyid Ali)
Dream - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bogor Ade Yasin, dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu 27 April 2022. Dalam penangkapan itu, lembaga antirasuah juga menangkap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat.
" Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.
Hingga saat ini belum ada keterangan dari KPK terkait kasus yang melibatkan Ade Yasin maupun nilai uang diduga untuk aksi suap dalam OTT tersebut.
Sebagai pejabat publik, Ade Yasin rutin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Dikutip dari Merdeka.com, harta kekayaan Ade Yasin hingga Maret 2021 lalu dilaporkan mencapai Rp4,1 miliar. Data tersebut dapat diakses publik melalui laman elhkpn.kpk.go.id.
Ade Yasin diketahui memiliki kekayaan berupa tanah dan bangunan yang memberikan kontribusi terbesar dalam kekayaannya. Ade Yasin melaporkan kepemilikan tanah dan bangunan seluas 574 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, senilai Rp1,65 milia.
Sang Bupati juga memiliki tanah seluas 340 m2 di Kabupaten/Kota Bogor senilai Rp505 juta, dan tanah seluas 1.590 m2 di Kabupaten/Kota senilai Rp135 juta.
Aset lain yang dilaporkan Ade Yasin dalam LHKPN itu juga mencakup dua kendaraan yakni mobil Mitsubishi Xpander senilai Rp200 juta dan mobil BMW 320 I senilai Rp435 juta.
Selain tanah, bangunan dan rumah, Ade Yasin juga memiliki harta kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp600 juta, kas dan setara kas senilai Rp726.788.687.
Sementara untuk utang yang dilaporkan sampai Maret 2021, Ade Yasin ternyata memiliki tunggakan senilai Rp140.607.046.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin terkait dugaan kasus suap.
" Benar, tadi malam sampai tadi pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," ujar Ali.
Ali tak menjelaskan detail kasus apa yang membuat Ade Yasin diciduk tim penindakan KPK. Namun Ali memastikan Ade Yasin terlibat tindak pidana suap.
" Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap," kata Ali.
KPK juga turut menyita sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan tersebut.
" KPK telah mengamankan beberapa pihak dari Pemda Kabupaten Bogor, Pemeriksa BPK dan rekanan serta sejumlah uang serta barang bukti lainnya," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan