Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perawat Penerima Subsidi Gaji Dari Pemerintah Saat Hadir Dalam Launching Program Di Istana Negara Jakarta
Dream - Program subsidi gaji dengan total bantuan Rp2,4 untuk pegawai bergaji di bawah Rp5 juta resmi diluncurkan presiden Joko Widodo. Sejumlah penerima datang ke Istana Negara untuk menerima bantuan tersebut.
Di antara para penerima subsidi gaji tahap pertama yang diluncurkan hari ini, Kamis, 27 Agustus 2020, terdapat seorang perawat yang bekerja di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.
Perawat tersebut menjadi salah satu penerima bantuan yang sempat ditanya oleh presiden. " Sudah diterima bantuannya?" tanya presiden kepada perawat tersebut.
Mendapat pertanyaan tersebut, perawat yang datang dengan mengenakan pakaian dinas dan masker bertuliskan 75 tahun kemerdekaan Indonesia itu sempat membuka buku tabungan yang sudah digenggamnya.
" Lihat dulu... jangan-jangan kebanyakan," canda Jokowi yang disambut senyum perawat tersebut.
" Yang kita terima 1.200.000," ungkap perawat yang sudah membuka buku tabungannya itu.
Presiden kemudian melanjutkan pertanyaan kepada perawat itu dengan menanyakan akan digunakan untuk apa bantuan subsidi gaji tersebut.
Saat mendengar pertanyaan tersebut, sang perawat sempat mengucapkan terima kasih dengan bantuan yang diterimanya tersebut. Namun di tengah jawabannya tersebut, si perawat terdengar seperti menahan tangis dan kembali berbicara dengan terbata-bata.
Sekitar 15 detik suasa terasa hening saat perawat tersebut belum kunjung melanjutkan jawabannya. " Mau dipakai apa bu," kata presiden mengulang pertanyaanya.
Dengan terbata-bata perawat itu melanjutkan jika dirinya ingin berterima kasih kepada pemerintah dan BPJamsostek yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
" Saya pribadi pak, dengan adanya Covid-19 memang sangat mengalami kesulitan. Kita juga di perusahaan seperti RS juga mengalami penurunan. Satu bulan setiap karyawan mendapatkan cuti di luar tanggungan. Jadi setiap bulan dipotong gaji," curhat perawat tersebut.
Mendengar keluhan tersebut, Presiden menyatakan kondisi perusahaan baik sjala kecil hingga besar di Indonesia dan seluruh dunia memang sedang mengalami kesulitan. " Tidak mudah dan tidak gampang keadaan perusahaan-perusahaan ini," ujar Jokowi.
Tak hanya di tingkat perusahaan, sejumlah pemerintah daerah dan pusat juga melaporkan penurunan. " Jadi yang disampaikan ibu itu betul," katanya.
Namun Jokowi rupanya masih penasaran dengan pertanyaan yang sebelumnya belum dijawab oleh perawat tersebut.
" Pertanyaaan saya tadi belum dijawab, kalau boleh tahu, kalau tidak boleh ndak usah dijawab," katanya.
Kali ini perawat itu mengatakan jika subsidi gaji yang diterimanya akan digunakan untuk biaya transportasi yang saat ini sudah semakin mahal. Dia juga akan menggunakan uang tersebut untuk biaya kehidupan sehari-hari.
" Dengan adaya bantuan subsidi upah semoga bisa mempergunakan dengan baik," ujar perawat tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya