Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kondisi perekonomian yang melambat mau tak mau harus diakui semua pihak, apalagi dunia perbankan. Antisipasi pun harus dibuat termasuk menahan diri membuat inovasi produk.
Hal ini diakui Direktur Utama BRI Syariah M. Hadi Santoso saat Buka Puasa Bersama di Jakarta, seperti dikutip Dream, Senin, 29 Juni 2015.
Menurut Hadi, dalam kondisi perekonomian saat ini sudah wajar terjadi beberapa pencapaian yang tidak diharapkan salah satujnya NPF (Non-Performing Financing) atau kredit kredit macet yang meningkat.
" Kita tidak bisa berpura-pura ekonomi bagus. Nasabah memiliki masalah dan kita harus pikirkan solusi. Untuk NPF, kita target tetap ingin di bawah 5 persen karena kalau tinggi kan jadi beban (untuk bank)," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, lanjut Hadi, pihak bank pun tidak berani mengeluarkan banyak produk. Padahal sebelumnya, BRI Syariah berencana untuk mengeluarkan surat utang.
" Untuk surat utang belum. Karena kalau akhirnya kita tekor ya percuma. Yang penting untuk bank saat ini kita prudent. Semua bank prinsipnya itu," tegas Hadi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya