7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Menteri BUMN Erick Thohir (Instagram @erickthohir)
Dream - Menteri BUMN Erick Thohir mengkaji kemungkinan pengenaan tarif parkir lebih murah untuk mobil dan motor listrik di kantor kementerian, BUMN, dan Bandara. Saat ini kementerian masih mengkaji besaran tarif yang dinilai sesuai.
" Kami dari Kementerian BUMN juga sedang me-review fasilitas parkir yang ada di seluruh Kementerian BUMN dan airport, mungkin nanti kalau pakai mobil dan motor listik parkirnya lebih murah," kata dia kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu, 4 Januari 2023.
Langkah baru dari Kementerian BUMN Ini sebagai kontribusi dari lembaganya dan perusahaan milik negara dalam upaya pengembangan ekoistem kendaraan listrik yang tengah digalakkan pemerintah.
Selain tarif parkir, BUMN juga sudah terlibat dalam membangun pabrik baterai kendaraan listrik. Erick juga sempat memerintahkan kepada sejumlah BUMN untuk menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas.
Mantan pemilik klub sepakbola Italia, Inter Milan ini meyakini kendaraan listrik dapat membantu upaya pemerintah menekan impor bahan bakar minyak (BBM) yang sudah dilakukan sejak 1993.
Dalam perhitungannya, dengan mengganti 50 persen penggunaan mobil konvesional berbahan bakar fosil dengan kendaaan listrik di Indonesia akan memberikan dampak signifikan pada upaya mengurangi ketergantungan impor BBM.
" Kita ini membangun ekosistem," paparnya.
Erick menambahkan, akan ada proses adaptasi, dia menyebut industri kendaraan listrik nantinya tak akan menggerus industri mobil bermesin konvensional atau yang menggunakan BBM.
" Seperti hari ini ada mobil ada motor listrik. Tetapi industri mobil yang pakai mesin apakah berhenti? Belum tentu, akan bersaing di pasaran. Mungkin nanti bensinnya ethanol, jadi B35. Nah itu yang Pertamina juga akan beradaptasi," kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?