Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Foto: Zhong Shanshan/Dok Nongfuspring.com
Dream - Daftar orang terkaya di China 2021 versi Forbes telah dirilis. Dalam daftar tersebut, posisi Jack Ma digantikan oleh pemilik perusahaan air minum Nongfu Spring, Zhong Shanshan.
Sebelumnya, perusahaan e-commerce milik Jack Ma yang menempati urutan tersebut. Namun tahun ini, perusahaannya terhempaskan dan kemudian digantikan perusahaan milik Zhong.
Dikutip dari laman Liputan 6, Senin, 8 November 2021, ketua sekaligus pendiri Nongfu Spring tersebut berada di puncak daftar karena kekayaan yang melonjak hingga USD65,9 miliar atau sekitar Rp946 triliun.
Kekayaan tersebut naik dari yang sebelumnya USD53,9 miliar di tahun lalu. Pada saat itu, Zhong hanya masuk tiga besar dalam daftar.
Menurut informasi, rupanya peningkatan kekayaan Zhong disebabkan dari IPO Hong Kong Nongfu Spring pada September 2020. Sekitar seperenam kekayaan bersihnya berasal dari produksi vaksin di Beijing Wantai Biological.
Perusahaan tersebut sebelumnya telah terdaftar di Shanghai sejak April 2020.
Sementara itu, kesuksesan bisnisnya tersebut tidak terlepas dari peran putranya yang duduk sebagai dewan direksi di perusahaan.
Meskipun pria berusia 66 tahun ini sempat mengalami putus sekolah dasar selama Revolusi Kebudayaan Tiongkok yang kacau, Zhong berhasil menyekolahkan putranya tersebut yang bernama Shu Zi di Universitas of California di Irvine dengan gelar sarjana Bahasa Inggris.
Mengawali karirnya, Zhong pernah memiliki pekerjaan sebagai pekerja konstruksi, reporter surat kabar dan agen penjualan minuman sebelum memulai bisnisnya sendiri.
Akhirnya seiring berjalannya waktu, Zhong mendirikan bisnisnya yang memproduksi air minum dalam kemasan. Dia memulai usaha tersebut sejak 1996.
Di samping itu, melihat tren minuman yang kini berkembang, seperti kopi, teh, atau jus, tidak membuat perusahaan Nongfu Spring kalah. Sebab, air masih menyumbang lebih dari setengah pendapatan ke perusahaan.
Bahkan Nongfu masih tetap eksis di tengah pandemi. Penjualannya justru naik sekitar 31 persen pada paruh pertama tahun 2021. Itu menghasilkan USD2,4 miliar dari tahun lalu.
Saat itu perusahaan air milik Zhong bersaing dengan Wahaha yang dipimpin oleh Zong Qinghou yang juga seorang miliarder. Pada tahun ini Qinghou menempati peringkat ke-65 dari daftar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan