Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp33 Triliun Sambut Libur Panjang Akhir Tahun 2019
Dream - Jelang musim libur panjang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Bank Mandiri menyiapkan cadangan dana tunai hingga Rp33,5 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah.
" Mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah via mesin ATM pada musim libur nanti, sejak 9 Desember kami telah melakukan optimalisasi limit pengisian ATM," ujar Direktur Consumer dan Retail Transactions Bank Mandiri, Hery Gunardi, dalam Konferensi Pers Bank Mandiri Hadapi Natal dan Tahun Baru 2020 di Jakarta, Senin, 16 Desember 2019.
Dana tersebut tersedia dalam periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Sedangkan jumlahnya mengalami kenaikan 26 persen dibandingkan periode normal.
Dari jumlah itu, Bank Mandiri mengalokasikan sekitar 85 persen untuk kebutuhan dana di mesin ATM. Sementara 15 persen sisanya untuk kebutuhan di kantor cabang.

Direktur Consumer dan Retail Transactions Bank Mandiri, Hery Gunardi (Shania Suha Marwan/Dream)
Di samping pengoptimalan mesin ATM, Hery mengatakan pihaknya juga menyiapkan jaringan Elektronik Banking, seperti fasilitas Mandiri Online, Call Center, SMS Banking untuk memperlancar nasabah dalam bertransaksi.
" Pada libur bersama tanggal 24 Desember 2019 dan hari Natal 25 Desember 2029, kami juga akan mengoperasikan sebanyak 206 cabang di seluruh Indonesia secara bergantian untuk melayani secara terbatas," tambah Hery.
Untuk tanggal 31 Desember 2019 akan ada 324 cabang yang beroperasi. Semendara 1 Januari 2020 akan ada 90 cabang.
Untuk informasi mengenai cabang mana yang akan beroperasi pada tanggal-tanggal tersebut dapat diakses melalui www.bankmandiri.co.id.
(Sah, Laporan: Shania Suha Marwan)
Dream – Belakangan ini warganet heboh karena saldo tiba-tiba berubah di PT Bank Mandiri Tbk (Persero). Malah, ada yang menyebut internet banking bank ini tidak bisa dipakai.
Para nasabah Mandiri ini mengunggah keluh kesahnya di akun Twitter.
“ Internet banking lama nggak bisa diakses. Melihat berita yang lagi panas-panasnya mengenai #mandirierror, hari ini membuat jantung dag dig dug. Apakah saldo saya berkurang atau tetap sama seperti semula? Kira-kira sampai jam berapa akses ke internet Mandiri lama bisa diakses?” cuit @Maulana_IT, dikutip Dream, Sabtu 20 Juli 2019.
“ Kaget saldo di rekening kok beda di bayangan. Minus sampai jutaan. Membuka buku tabungan dan coba bikin perhitungan pakai print buku terakhir + catatan mutasi mbanking, ternyata benar nggak match. Nggak punya CC (credit card) dan nggak nyicil apa pun. Kenapa, ya, @mandiricare @bankmandiri,” cuit @despositoque.
Malah, ada warganet yang mengunggah saldonya bertambah. “ Gaes, @bankmandiri lagi error. Rekening gue tiba-tiba bertambah Rp95 juta. Semoga masalah ini segera beres,” cuit @thedufresne.
Corporate Secretary Mandiri, Rohan Hafas, mengatakan bank pelat merah ini sedang melakukan pemeliharaan sistem teknologi informasi. Pemeliharaan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.
Proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.
“ Kami memohon maaf atas kejadian ini,” kata Rohan di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.
Rohan mengatakan Bank Mandiri sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.
“ Saat ini, kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah. Kami juga memastikan dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata dia.
Rohan juga menyarankan nasabah untuk mengecek rekening tabungan ke kantor cabang. Dia juga meminta nasabah tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“ Kami pastikan rekening nasabah aman,” kata dia.
Dikutip dari Merdeka.com, Rohan mengatakan pemeliharaan ini berdampak kepada 10 persen nasabah Bank Mandiri. Dia memastikan maintenance ini akan selesai dalam beberapa jam.
" Saldo nasabah akan segera pulih 2-3 jam ke depan," kata dia.
Rohan mengatakan pihaknya selalu mem-back up data nasabah sebelum melakukan pemeliharaan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan