7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Gelaran akbar Mandiri Karnaval 2020 dalam rangka menyambut Hari Jadi Bank Mandiri ke-22 semakin dekat. Deretan musisi Tanah Air dan para Komika ternama siap memberikan hiburan sekaligus pengalaman baru karena digelar secara live streaming.
Mandiri Karnaval 2020 tak hanya memberi tontonan yang menghibur malam minggu kamu di pekan pertama Oktober, tapi juga menghadirkan pembicara inspiratif yang tidak boleh kamu lewatkan.
Gelaran ini hadir dengan 3 program berbeda yakni Mandiri Berkreasi, Mandiri Tertawa, Mandiri Bangga buatan Indonesia. Di segmen Mandiri Berinovasi ada dua pembicara inspiratif dari kalangan pengusaha muda sukses.

Buat yang suka desain dan fashion, tentu sudah mengenal dengan brand NeverTooLavish. Berawal dari perkumpulan orang-orang pecinta mural, lahirlah ide bisnis custom painting atau modifikasi desain yang bernama NeverTooLavish.
Belum genap setahun, brand yang berdiri sejak tahun 2017 ini sudah mencuri perhatian Presiden Jokowi. Masih ingat jaket denim yang dikenakan Presiden Jokowi saat mengendarai motor Chopperland tahun 2018? Itu adalah karya dari NeverTooLavish.
Seiring berjalannya waktu, bisnis NeverTooLavish semakin berkembang. Desain painting mereka tidak hanya di jaket, tapi juga sepatu, tas, dompet, mural di tembok hingga mobil. Pelanggan mereka tak hanya di Indonesia, namun sudah mencapai luar negeri yakni Australia, Qatar dan Hongkong.

Nah, di Mandiri Karnaval 2020 ini, Bernhard Suryaningrat, Founder NeverTooLavish, akan berbagi kisah kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui live streaming. Kisahnya tentu bisa menjadi inspirasi untuk brand-brand lokal yang ingin mengembangkan produknya.
Sementara bagi yang suka fashion sepatu pasti tak asing lagi dengan brand Brodo Footwear. Ini adalah brand sepatu asli Indonesia yang sudah berhasil menembus pasar luar negeri. Berawal dari dua orang yang mengalami kesulitan mencari sepatu ukuran 46, Yukka Harlanda akhirnya menemukan solusi dengan membuat sepatu sendiri di kawasan Cibaduyut. Dari situlah brand Brodo lahir.

Tak terhitung sudah berapa sepatu Brodo yang terjual hingga akhirnya bisnis berkembang ke koleksi sneaker, sandal, boots, hingga tas dan aksesoris. Seluruh produk Brodo dirancang menggunakan prinsip Gentlemen first. Artinya, prinsip-prinsip menjadi Gentlemen adalah faktor utama alasan Yukka membuat suatu produk.

Di Mandiri Karnaval 2020 ini, CEO Brodo Yukka Harlanda juga akan berbagi tips dan rahasia perjalanan suksesnya. Bincang-bincang bersama keduanya akan dipandu oleh Dea Pranathania.

Bangga Buatan Indonesia tak hanya berbagi kisah tapi juga menampilkan karya anak bangsa lainnya. Seperti peragaan busana virtual dari desainer Denny Wirawan yang akan menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia, peragaan busana virtual dari desainer Denny Wirawan.
Pada kesempatan ini, Denny menampilkan 9 koleksi busana dengan tema " Selaras" yang sesuai dengan tema HUT Bank Mandiri. Virtual Fashion Show Denny Wirawan menggunakan kolaborasi kain tradisional Indonesia yakni Tenun Lombok Timur. Salah satu motif yang terkenal adalah motif Tenun Sundawa.
Tenun Sundawa sebuah motif yang diilhami oleh alam, kebanyakan berbentuk garis lurus yang terinspirasi dari sungai yang banyak terdapat di Lombok. Warna dari tenun inipun selalu menggunakan warna dari alam tanpa campuran bahan kimia.
Olahan pewarnaan alam berasal dari Daun Nila yang menghasilkan pasta indigo untuk warna Biru Muda, ada juga Kayu Sejaraman yang menghasilkan warna coklat muda atau Krem, serta untuk menghasilkan warna hijau muda didapatkan dari Daun dan Bunga Putri Malu.

Mandiri Karnaval 2020 semakin semarak dengan kehadiran para Komika Tanah Air serta musisi seperti Tiara Andini, RAN, dan Kahitna. Tak ketinggalan Boy William dan Melaney Ricardo yang siap memandu jalannya acara dan juga permainan seru bersama para bintang tamu.
Di tengah perayaan Hari Jadi ke-22, Bank Mandiri juga melakukan aksi sosial dengan dengan membagikan 12.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar kantor Bank Mandiri di seluruh Indonesia.
Tak sampai di situ, Bank Mandiri juga mendonasikan dana sebesar Rp2.200,- dari setiap transaksi yang dilakukan nasabah dengan kartu debit atau kredit Bank Mandiri pada periode 2-3 Oktober 2020 untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan.
Karena itu tingkatkan transaksi kamu dengan Bank Mandiri supaya semakin besar bantuan yang bisa diterima para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Jadi, jangan lupa untuk menyaksikan Mandiri Karnaval 2020 live streaming di Vidio pada hari ini Sabtu, 3 Oktober 2020, mulai pukul 16.00 WIB.
Sumber: Liputan6
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?