Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kementerian ESDM Mengambil Sampel Dari Beberapa SPBU Untuk Menguji Kuliatas BBM Pertalite (Foto: Kementerian ESDM)
Dream - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Pertalite yang dibuat PT Pertamina (Persero) sudah sesuai spesifikasi. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan uji sampel BBM dari berbagai SPBU yang dikelola perusahaan pelat merah itu.
Penegasan hasil uji sampel BBM yang disampaikan Kementerian ESDM sekaligus membantah tudingan kualitas BBM Pertalite menurun dan lebih boros setelah adanya penyesuaian kenaikan harga.
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengatakan proses pengukur mutu BBM dengan cara mengambil sampel dari beberapa SPBU sudah dilakukan dan masih akan berjalan terus menerus.
" Fungsi kita memang melakukan pengawasan mutu," ujar Tutuka dikutip Dream dari laman Kementerian ESDM, Senin, 17 Oktober 2022.
Sampel BBM khususnya jenis Pertalite yang diambil dari beberapa SPBU itu diuji di LEMIGAS. Pengujian dilakukan secara teknis terkait standar dan mutu dari Pertalite sesuai Keputusan Direktur Jenderal (Kepdirjen) Migas No. 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM Jenis Bensin RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.
Dalam proses pengujian tersebut tim melakukan 19 parameter pengujian. " Dari sampel yang diambil di beberapa SPBU, termasuk sampel dari SPBU yang dikeluhkan masyarakat, ternyata semuanya on spec. Tidak ada yang off spec,” tegas Tutuka.
Meski telah dilakukan uji 19 parameter oleh Lemigas, pemerintah memastikan akan terus melakukan pengujian mutu BBM dari SPBU-SPBU lainnya. Hasil uji ini nantinya akan kembali disampaikan Pemerintah kepada masyarakat.

“ Masyarakat yang memberikan masukan itu kita dengarkan dan kita cek informasinya, kita validasi. Fungsi kita sebagai pengawasan, tetap kita jalankan. Nanti akan kita sampaikan lagi apa hasil dari sampel yang diambil dari SPBU-SPBU itu,” kata Dirjen Migas.
Sementar itu Kepala LEMIGAS Direktorat Jenderal Migas Ariana Soemanto menjelaskan salah satu parameter pengujian Pertalite di beberapa SPBU ditinjau dari angka oktan (RON). Hasil pengujian menunjukan Pertalite yang dipasarkan Pertamina tidak ada yang memiliki angka oktan RON dibawah 90.
" Semuanya di atas RON 90 yaitu kisaran 90,1 sampai dengan 90,7. Pengujian ini terus dilakukan secara lebih luas lagi ke berbagai SPBU lainnya, jadi lebih masif lagi,” tambah Ariana.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya