Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Selatan.jakarta.go.id
Dream - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK mencatat, Wakil Camat Setiabudi, Jan Hider Osland, memiliki kekayaan sebesar Rp958 miliar. Catatan itu membuat heboh. Namun, Jan Hider membantah catatan tersebut.
" Itu ketambahan nolnya tiga, mungkin Rp 956 juta," ujar Wakil Camat Setiabudi, Jan Hider Osland, pada wartawan, Selasa 14 September 2021.
Merujuk data LHKPN, nominal Rp958 miliar itu berasal dari gabungan tanah dan bangunan seluas 286 meter persegi/400 meter persegi dan 356 meter persegi/200 meter persegi di Kabupaten/Kota Depok, dengan masing-masing seharga Rp1,5 miliar dan Rp956,6 miliar.
Menurut Jan, ia tak bisa memastikan kesalahan input data itu berasal darinya ataukah KPK. Hanya saja, kata Jan, jika dia yang melakukan kesalahan seharusnya KPK melakukan klarifikasi padanya.

Disamping itu, tanah dan bangunan miliknya seluas 356 meter persegi/200 meter persegi di Kabupaten/Kota Depok juga tidak mungkin nilainya mencapai Rp956,6 miliar.
Jika benar, itu artinya harga tanah permeter di Depok mencapai Rp2,6 miliar, yang mana sangat tidak mungkin terjadi.
" Itu tidak logis karena (harga tanah permeter) di Sudirman (kawasan Setiabudi) saja hanya Rp100 juta permeter," tuturnya.
Dia menambahkan, jika dirinya sudah mendatangi kantor KPK untuk mengklarifikasi sesaat setelah dia diberitakan memiliki harta kekayaan yang fantastis. Namun, karena pandemi covid-19 dia lalu diarahkan untuk membuat klarifikasi lewat email.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya