7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Hoax. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kabar penyebaran hoax tak jarang ditemui di jejaring sosial. Yang terbaru ada kabar palsu tentang kontainer yang berisi jutaan surat suara yang telah dicoblos.
Dikutip dari Liputan6.com, Senin 7 Januari 2019, berita palsu tak hanya merugikan reputasi penyebar. Ada juga kerugian material hingga puluhan juta di rumah sakit dan bandara. Ini juga sudah terjadi di beberapa negara.
Di Inggris, sebuah hoax melalui telepon pada 2017 telah merugikan rumah sakit sebesar 2.465 poundsterling (Rp44,11 juta). Itu merupakan ongkos yang dikeluarkan untuk pengiriman ambulans pada kasus hoax tersebut.
Ongkos besar lainnya akibat kabar palsu juga diderita oleh Bandara Manchester. Pada 2014, muncul kabar burung ada bom di maskapai Qatar Airways.
Dikutip dari The Guardian, pengamat imdustri penerbangan menyebut evakuasi massal penumpang akibat hoax ini memberikan kerugian puluhan ribu poundsterling atau ratusan juta rupiah.
Yang menanggung kerugian dalam berita palsu itu adalah pembayar pajak. Dana yang keluar untuk menanggulangi kasus itu diambil dari pajak.
Salah satu kasusnya, ada dua orang diberi bogem mentah oleh puluhan warga. Ada kabar yang menyebut keduanya akan melakukan pembunuhan dan menjual anggota tubuh korban, dikutip dari Reuters.
Untungnya, kedua pria ini selamat.
Namun, nasib berbeda dialami oleh Shantadevi Nath. Akibat hoax WhatsApp tentang penculik, wanita ini meregang nyawa setelah dikepung dan dihajar oleh 100 orang massa. Terkuak bahwa wanita itu hanyalah seorang pengemis.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Tommy Kurnia)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia