Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Ibu Memasak Sambil Mengasuh Anak. (Foto: Shutterstock)
Dream – “ Profesi” ibu rumah tangga mungkin dilihat sebelah mata oleh orang-orang. Tapi, pandangan mereka tak sebanding dengan apa yang dilakukan oleh kaum ibu di rumah.
Berdasarkan sebuah studi, ternyata profesi ini menghabiskan 97 jam untuk bekerja-- setara dengan mengerjakan enam pekerjaan.
Dikutip dari studyfinds.org, Rabu 15 Mei 2019, perusahaan riset pasar, OnePoll, mensurvei 2 ribu ibu yang membesarkan anak-anak usia sekola. Survei ini dilakukan pada Maret 2019.
Hasil survei membuktikan seorang ibu menghabiskan waktu 100 jam seminggu untuk mengasuh anak. Ini berarti pekerjaan tersebut juga menyita waktu istirahat dia.
Survei yang diprakarsai oleh Campbell’s Well Yes! Sipping Soups ini menemukan fakta, seorang ibu mengerjakan pekerjaan hingga 15 jenis tugas setiap minggunya. Mulai dari koki sampai penasihat keuangan.
Survei tersebut menunjukkan, 53 persen ibu rumah tangga mengorbankan waktu tidur untuk membesarkan anak-anak. Sedangkan 47 persen lainnya rutin menghabiskan waktu untuk malam kencan, mengerjakan hobi, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman.
Survei menemukan bahwa ibu acapkali lebih memperhatikan kebutuhan anak-anak daripada diri sendiri. Ada 3 dari 5 responden mengatakan mereka sering “ curi-curi makan”. Ada 53 persen yang kesulitan makan makanan bergizi karena tuntutan jadwal pekerjaan.
“ Sungguh luar basa berapa banyak pekerjaan yang dilakukan ibu dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tak mengherankan gizi pribadi bukan prioritas utama,” kata Kepala Pemasaran Makanan dan Minuman di Campbell Soup Company, Diego Palmieri.
Survei tersebut juga memperlihatkan ibu memastikan anak-anaknya makan makanan yang sehat. Hanya 39 persen ibu yang makan makanan sehat dan 52 persen mengutamakan anak-anaknya makan makanan sehat.
Ada juga 44 persen ibu yang makan tiga kali sehari dan 68 persen sisanya memastikan anak-anaknya makan cukup ketimbang dirinya. Ada 34 persen ibu yang makan buah dan sayur dengan jumlah yang direkomendasikan tiap hari, sementara 42 persen memilih anak-anaknya yang makan buah dan sayur.
Survei itu menampilkan, ibu rumah tangga menghabiskan waktu 46 menit untuk menyiapkan makanan anak-anak, 44 menit untuk mencuci baju, serta 29 menit untuk membuat karya seni dan gambar bersama anak-anak.
Pekerjaan sebagai sopir, pemandu sorak, tutor, dan terapis tak memerlukan waktu yang lama.
Ibu rumah tangga biasanya mencuri waktu untuk beristirahat sebentar.
Para peneliti menemukan pekerjaan seperti itu bisa dibayar secara enam digit atau US$100.460 per tahun (Rp1,45 miliar) kalau profesi ibu rumah tangga ini dibayar.
Palmieri mengatakan ada 69 persen ibu rumah tangga yang ingin menghabiskan waktu lebih banyak untuk merawat anak-anak mereka. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya