7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Instagram @syasinlimpo
Dream - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengingatkan potensi krisis pangan yang bisa melanda sejumlah negara di dunia. Dengan mengutip data Bank Dunia dan IMF, dia mengatakan bahwa kelaparan berpotensi dialami 13 juta orang di dunia.
" Itu udah mulai di Ethiopia. Ada 62 negara yang menuju krisis pangan," ungkap Syahrul dikutip dari kanal YouTube Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Selasa 9 Agustus 2022.
Menurut Syahrul, kondisi yang tak menentu ini diperparah dengan adanya perang antara Rusia dan Ukraina. Salah dampaknya adalah akan adanya kenaikan harga mi instan.
" Belum selesai dengan climate change, kita dihadapkan dengan perang Ukraina dan Rusia, di sana gandum tertimbun 180 juta ton sekarang, enggak bisa keluar," kata dia.
Ia memprediksi bahwa nilai kenaikannya bakal terasa signifikan. Dia bahkan menyebut bahwa kenaikannya bisa mencapai tiga kali lipat dari harga saat ini.
" Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya (naik) tiga kali lipat itu," bebernya.
Saat ini Rusia dan Ukraina merupakan negara penghasil gandum terbesar dunia. Kedua negara menyuplai sekitar 30-40 persen dari kebutuhan gandum dunia. Dengan situasi perang saat ini, gandum menjadi langka karena pasokan terhambat.
Berdasarkan pantauan Dream.co.id di e-coomerce Shopee harga mi instan dijual mulai dari Rp3 ribuan per bungkus.
Salah satu official store Wings Group yang terkenal dengan Mie Sedaapnya membanderol mie instan goreng sebesar Rp3 ribu per bungkus. Sementara untuk mie Suksess seharga Rp3.400 per bungkus.
Tak jauh beda, merek Indomie juga menjual mie instan goreng dengan harga Rp3.300 per bungkus.
Harga tersebut juga berlaku untuk mie instan kuah dengan rasa ayam bawang, kari ayam, dan ayam spesial.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?