Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dok: Kemendag
Dream – Warga negara Indonesia yang berada di Jepang kini tak perlu susah-susah mendapatkan produk halal. Sebab, pemerintah Indonesia baru saja meluncurkan Indonesia Halal Vending Machine di Negeri Sakura.
Mesin penjual otomatis yang khusus menyediakan produk makanan dan minuman halal produksi Indonesia itu akan membuat Muslim Indonesia yang menetap maupun sedang berkunjung ke Jepang semakin mudah menemukan produk yang halal.
Untuk sementara, mesin tersebut dioperasikan di lingkungan KBRI Tokyo, Jepang. Mesin ini pertama kalinya disediakan di Jepang, sekaligus di dunia, yang mempromosikan produk-produk eksklusif dari satu negara.
“ Indonesia Halal Vending Machine ini merupakan mesin penjual otomatis pertama di Jepang, bahkan di dunia, yang dibuat berdasarkan promosi produk eksklusif dari satu negara. Jepang dapat dikatakan merupakan ‘negara vending machine’,” ucap John Tjahjanto Boestami, Deputy Chief of Mission KBRI Tokyo.

Mesin ini menjual sejumlah produk, mulai makanan-minuman ringan, kartu sim telepon seluler, hingga alat tes polymerase chain reaction (PCR). “ Sehingga, pemasaran produk Indonesia melalui vending machine merupakan cara ampuh untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,” tambahnya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Didi Sumedi, mengatakan, memperkenalkan makanan dan minuman halal Indonesia melalui vending machine menjadi terobosan dalam promosi produk lokal ke luar negeri.
“ Vending machine untuk memasarkan produk makanan ringan dan minuman halal Indonesia di Jepang merupakan langkah inovatif, kolaboratif, dan efektif dalam peningkatan ekspor produk halal tersebut,” kata Didi.

Kehadiran vending machine juga sejalan dengan usaha Indonesia untuk menjadi pusat halal dunia pada 2024. Ekspor produk halal pun perlu terus didorong untuk semakin memantapkan perekonomian dalam negeri dalam mempersiapkan momen tersebut.
Karena itu, menurutnya berbagai upaya perlu dilakukan untuk mempopulerkan dan meningkatkan ekspor produk halal Indonesia.
“ Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia pusat halal dunia pada 2024. Sehingga, perlu diambil langkah untuk mendorong ekspor produk halal Indonesia dalam upaya meningkatkan ketahanan perekonomian nasional. Saat ini, langkah tersebut difokuskan pada makanan halal, modest fashion, farmasi, dan kosmetik,” kata Didi.
Peresmian Indonesia Halal Vending Machine turut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung, perwakilan Bank BNI Tokyo, Pertamina Tokyo, Garuda Indonesia Tokyo, ASEAN Japan Centre, para pelaku usaha Indonesia dan Jepang, importir, serta diaspora Indonesia di Jepang.
Sumber: Liputan6.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya