Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Penduduk Muslim dewasa di Indonesia diprediksi mencapai 184 juta pada 2025. Angka itu menjadi potensi besar yang harus dimanfaatkan oleh perbankan syariah.
" Negara Indonesia memiliki populasi muslim terbesar di dunia dengan preferensi syariah yang sangat kuat. Diproyeksi di tahun 2025 Indonesia akan memiliki 184 juta penduduk populasi muslim dewasa," ujar Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Erick Thohir, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 17 Maret 2021.
Dari jumlah 184 juta penduduk Muslim dewasa, tambah Erick, 50 persen di antaranya merupakan kelas menengah atas, mayoritas bekerja di sektor swasta.
" Hal tersebut menjadi potensi besar bagi institusi penyedia layanan syariah mengikat industi halal yang semakin berkembang," ujar Erick.
Perbankan syariah serta jasa layanan keuangan syariah lainnya bisa memanfaatkan peluang ini dengan menyesuaikan permintaan dari masyarakat baik dari sisi pelayanan maupun kemudahan mengakses layanan dari sisi digitalisasi.
" Perbankan syariah dan layanan keuangan syariah dari tahun ke tahun harus menyesuaikan dengan demand dari masyarakat terutama negara-negara yang memiliki penduduk muslim besar di seluruh dunia," kata Erick Thohir.
Dia menambahkan, saat ini layanan keuangan syariah terus menunjukkan kinerja yang cukup baik. Di mana pada 2020, Dana Pihak Ketiga (DPK) di industri perbankan syariah terus naik lebih tinggi dibandingkan dengan layanan perbankan konvensional.
" Maka kita doakan dan terus kita dukung manajeman ekonomi syariah Indonesia. Agar semakin maju tidak hanya di Indonesia tetapi di dunia. Tentu diperlukan koordinasi dan sinergi yang kuat seluruh stakeholder," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya