Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pasutri Penjual Siomay Daftar Haji Pakai Uang Receh (Kemenag)
Dream - Menjalankan ibadah haji tentunya menjadi cita-cita semua umat muslim. Namun keinginan itu kadang hanya menjadi angan lantaran terkendala biaya dan antrean panjang.
Meski begitu, kendala itu tampaknya tidak menyurutkan niat sepasang suami istri penjual siomay asal Aceh ini untuk mendaftar haji. Dengan sabar pasangan ini mengumpul receh demi receh hasil berjualan agar bisa berangkat haji.
Mereka adalah Nurkhalis dan Siti Maftuhah, pasangan penjual siomay asal Kampung Akoja, Kecamatan Alue Ie Mirah, Aceh Timur.
Nurkhalis dan istrinya datang ke kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur dengan membawa ribuan uang logam dan uang kertas pecahan seribu dan dua ribuan untuk mendaftar haji.
Uang recehan itu ia kumpulkan dari berjualan siomay dengan sang istri.
" Saya sudah nabung untuk berhaji sejak 24 Agustus 2020. Uang receh itu dikumpulkan dari hasil penjualan siomay, rata-rata pecahan Rp1.000," katanya.
Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur, Salman mengapresiasi usaha Siti Maftuhah dan Nurkhalis. Salman berharap kesungguhan pasangan suami-istri ini bisa menyemangati warga dan kaum muda untuk menabung dan mendaftar haji.
Setelah menyelesaikan proses administrasi, Siti Maftuhah menyerahkan uang kepada petugas Bank Penerima Setoran (BPS).
" Ini merupakan sejarah yang tak terlupakan dari keluarga Bapak Nurkhalis dan Ibu Maftuhah, ada calon jemaah Embarkasi Haji Aceh (BTJ) yang mendaftar haji menggunakan uang receh," ujar Kasi PHU Kemenag Aceh Timur, Muzakir.
Ia mengatakan, meski harus menunggu antrian 32 tahun, Bapak Nurkhalis tetap antusias mendaftar haji. Ia berharap pasangan suami istri itu diberi kesehatan sehingga dapat menunaikan haji
" Meski harus menunggu antrian 32 tahun di Aceh, semoga Bapak Nurkhalis dan istri diberikan kesehatan sehingga dapat menunaikan ibadah haji nantinya," tuturnya.
Sumber: Kemenag
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya