Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Fenny Listiana
Dream - Meski sudah semakin membaik, beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri masih ada yang harus menjalani pekerjaan berat atau majikan yang tak manusiawi. Namun tak semua cerita tentang para TKI atau pekerja migran Indonesia ini berakhir pilu.
Tak sedikit TKI yang bisa meraih kesuksesan dengan bekerja di luar negeri. Salah satunya berhasil diraih seorang TKI yang bekerja sebagai perawat di Arab Saudi bernama Ati Tantawi.
Ati membeberkan berbagai gaji dan fasilitas yang diperoleh saat bekerja di Rumah Sakit Raja Arab. Hal ini ia sampaikan dalam kanal YouTube Fenny Listiana.
Diketahui, wanita asal Indonesia ini sudah bekerja di Arab Saudi selama 17 tahun. Sejak awal ia bukan berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga, namun sebagai perawat.
Menurut Ati, keputusan untuk merantau ke negara orang bermula ketika dia mendengar lowongan tenaga kesehatan dari Departemen Kesehatan Arab Saudi. Di saat yang bersamaan, Ati baru menyelesaikan pendidikan sebagai perawat.
" Kebetulan waktu itu rezeki ya, rezekinya kebetulan lulus dan Alhamdulillah sampai sekarang itu betah di rumah sakit pemerintah. Kalau kaya kita di Indonesia itu, kita itu PNS nya lah," jelas TKW ini.
Lantas si pengunggah video, Fenny menanyakan suka duka yang dialami TKW tersebut.
Sang TKW menjawab bahwa selama 17 tahun bekerja di sana, ia lebih banyak mengalami hal-hal yang menyenangkan.
" Lebih banyak sukanya daripada dukanya. Karena betah di sini, satu karena memang keluarga sudah semua di sini jadi enggak terpecah pemikirannya. Sukanya ya itu ya, kita lebih dekat ke Haram, ke Mekkah, ke Madinah itu yang impian semua jutaan umat manusia yang pengin ke sini," paparnya.
Selain itu, TKW ini menyebutkan bahwa ia lebih mengetahui sejarah dari berbagai negara.
" Kita di rumah sakit bisa kenal dengan orang banyak dari berbagai negara. Jadi kita pengalaman. Dukanya sebenarnya waktu ke sini itu satu Bahasa Arab kita enggak bisa, jadi dengan pasien ngomong apa kita enggak mengerti," sambungnya.
Fenny yang penasaran dengan besaran gaji TKW ini, langsung menanyakannya.
" Kalau boleh tahu gaji perawat dari pertama sampai sekarang berapa?," tanya Fenny.
" Kalau zaman dulu gaji awal saya waktu baru datang itu SAR2500 (Rp9,6 juta) tahun 2004. Seiring dengan berjalannya waktu setiap tahun itu kita ada kenaikan ya Alhamdulillah," ungkapnya.
Selain gaji pokok, TKW ini juga mendapatkan fasilitas lainnya, seperti tempat tinggal, transportasi, dan makan.
" Kita itu sebenarnya sudah di siapin Mess ya. Mulai dari transportasi, Mess, makan, semuanya itu sudah ada. Tapi karena saya bersama keluarga, jadi keluar, jadi ada lah tunjangan untuk tinggal di luar. Kalau untuk makan, kalau waktunya saya kerja itu kita ada kartunya buat makan," ungkapnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya