Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Direktur Direktorat Penelitian Dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mohammad Miftah (tengah) (Dream.co.id)
Dream - Jumlah agen penyalur Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai) terus meningkat. Hingga Juni tahun ini, tercatat ada 1.123.098 agen, atau naik 47,35 persen dari tahun sebelumnya.
" Namun dari angka satu juta itu, terdapat 222.020 agen BTPN Syariah, sehingga dia juga dipakai untuk BTPN konvensional," kata Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mohammad Miftah, di Banyuwangi, Jumat 26 Juli 2019.
Sekadar informasi, Laku Pandai merupakan program OJK untuk menyediakan layanan perbankan dan keuangan lain kepada masyarakat. Layanan ini tidak melalui jaringan kantor bank, melainkan lewat kerja sama dengan pihak lain alias agen.
Tak hanya jumlah agen, pembukaan Basic Saving Account (rekening biasa) Laku Pandai juga meningkat. Pada smester pertama tahun ini, tercatat ada 24.226.083 rekening atau naik 20,02 persen dari bulan Juni tahun sebelumnya.
Saldo rekening BSA pun meningkat. Kini, jumlahnya mencapai Rp2,49 triliun atau naik 47,14 persen dari Juni 2018. Meski demikian, " Kredit yang disalurkan agen belum menggembirakan, baru Rp49,07 miliar. Baru dilayani tiga bank, yaitu BRI, BTPN, dan BNI," kata Miftah.
Dari tiga bank yang menyalurkan kredit mikro ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) punya nasabah dan dana outstanding terbesar. BRI memiliki 2.799 nasabah dengan pembiayaan mikro sebesar Rp32,12 miliar.
Disusul oleh Bank Negara Indonesia (BNI) dengan 800 nasabah dan pembiayaan mikro sebesar Rp16,94 miliar. Kemudian BTPN 12 nasabah dengan dana outstanding Rp10 juta.
Miftah menambahkan, sebaran agen Laku Pandai saat ini terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 65 persen. Sementara luar Jawa 35 persen.
Rekening BSA pun terbesar berada di Jawa dengan 68 persen. Luar Jawa hanya 22 persen. Namun, saldo BSA di Jawa hanya 44 persen, sementara luar Jawa sebesar 56 persen.
Meki mengalami peningkatan, Laku Pandai tetap menemui kendala, terutama masalah jaringan teknologi di daerah terpencil Indonesia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya