Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Mengejutkan, lebih dari separuh orang tua tak pernah benar-benar menikmati liburan. Kalaupun berwisata bersama seluruh keluarga, para orang tua sebetulnya masih tetap bekerja.
Temuan ini diperoleh Tots to Travel, perusahaan penyedia pariwisata keluarga, yang menyebutkan hampir 60 persen orang tua menjalani liburan keluarga sambil bekerja.
Hasil penelitian ini juga menemukan 82 persen dari keluarga menghargai waktu yang berkualitas bersama-sama, 65 persen orang tua bekerja tiga jam atau lebih seminggu, dan 64 persen memeriksa email mereka setidaknya sekali sehari.
Ternyata, hanya 11 persen dari orang tua yang merasa benar-benar santai saat menjalani liburan keluarga mereka.
Dan mayoritas dari para responden atau 89 persen mengalami sedikit atau tidak ada perasaan santai saat menjalani liburan keluarga.
" Dengan teknologi di ujung jari kita, kerja dan liburan seperti tidak ada batasnya. Jika liburan keluarga Anda adalah untuk bersantai maka harus ada garis batas yang lebih jelas," Pendiri Tots to Travel, Wendy Shand seperti dikutip laman Arabianbusiness, Minggu, 29 Agustus 2015.
Shand, ibu tiga anak, mengaku menggunakan hingga 12 perangkat elektronika saat berlibur bersama keluarganya.
" Sebagai orang tua yang bekerja, aku sekarang sadar bahwa sangat perlu untuk melindungi waktu yang berharga ini," katanya. " Saya mendorong orang tua lain untuk membatasi pekerjaan saat berlibur, dan membuat rencana seminim mungkin agar tidak merusak suasana liburan keluarga yang berharga," tambahnya.
Agar liburan keluarga benar-benar berkualitas, Tots to Travel memberikan tips berikut:
1. Putuskan bahwa liburan Anda benar-benar bebas dari urusan pekerjaan. Namun ingatkan diri Anda bahwa ketika masuk kerja Anda datang dengan pikiran segar dan lebih kreatif.
2. Matikan Wi-Fi selama menjalani liburan. Jika ada urusan yang mendesak, beritahu rekan kerja untuk menggunakan SMS.
3. Sebelum berlibur, pastikan ada seseorang yang bisa menggantikan Anda sementara.
4. Pasang jawaban otomatis di email bahwa Anda sedang berlibur dan tidak akan membalas email selama liburan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya