Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kebijakan `jaga Jarak` Membuat Harta Miliarder Ini Meroket. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pandemi virus corona membuat setiap pebisnis pusing tujuh keliling memikirkan nasib perusahaan mereka. Dengan aktivitas di luar rumah dan kegiatan ekonomi yang terganggu, penghasilan perusahaan tentu akan semakin mengecil.
Belum lagi masyarakat diimbau melakukan social distance atau menjaga jarak dengan orang lain saat berada di tempa publik. Keinginan untuk keluar rumah akan mengecil karena orang cenderung untuk menghindari dari keramaian.
Tapi tahukah kamu jika skema imbauan social distance ini justru membuat sebuah perusahaan teknologi bertambah untung. Si pemiliknya tentu akan semakin kaya.
Dikutip dari Merdeka.com yang melansir Forbes, Jumat 20 Maret 2020, perusahaan yang selamat di tengah wabah corona itu adalah Zoom Video Communicatons Inc. Sang pemilik, Eric Yuan, mencatatkan kenaikan harta senilai US$20 juta (Rp300 miliar).
Hal ini disebabkan oleh kenaikan saham perusahaan video conference ini yang menguat 0,4 persen, meningkatkan kenaikan tahunan menjadi 58 persen. Saham Zoom sempat naik 3,5 persen di awal perdagangan, pada Selasa setelah analis Needham & Co. Richard Valera merekomendasikan agar investor membeli saham perusahaan ini.
Kala itu, indeks S&P anjlok hingga 12 persen. Ditambah lagi pasar saham global kehilangan uang US$4 triliun (Rp63.260 triliun). Kejatuhan bursa ini membuat kekayaan orang-orang terkaya dunia amblas. Penyebabnya tak lain adalah pandemi virus covid-19.
Secara total, Yuan, pria berusia 50 tahun ini telah menambahkan US$2 miliar (Rp31,63 triliun) kekayaan bersihnya sepanjang 2020. Dia menjadi miliuner keempat yang mencatatkan kenaikan kekayaan terbesar dalam 500 Indeks Billionaires Bloomberg.
Kini Eric Yuan berada pada posisi 274 dalam daftar orang terkaya dunia, dengan nilai kekayaan US$5,6 miliar (Rp88,56 triliun).
Permintaan aplikasi Zoom meledak saat virus corona menutup kantor dan membatalkan rapat. Aplikasi ini bisa memfasilitasi konferensi virtual dan pertemuan web.
Saat bekerja dialihkan jadi remote, aplikasi ini menjadi salah satu yang paling banyak dipakai.
Sekadar informasi, Yuan sempat ditolak delapan kali saat mengajukan aplikasi visa ke Amerika Serikat, sebelum akhirnya di menggapai sukses di Silicon Valley.
Dia mendapatkan ide membangun Zoom, terinspirasi menghubungu pacarnya yang berada jauh mereka masih mahasiswa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya