Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Kelautan Dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Foto: New York Times)
Dream – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kerap mengundang perhatian publik, tak terkecuali asing. Salah satunya, media asal Amerika Serikat, New York Times.
Media ini mengunggah profil Susi untuk rubrik Saturday Profile.
Dilansir dari laman New York Times, Kamis 28 Juni 2018, NY Times mengunggah profil Susi dengan judul A ‘Little Bit of A Nut Case’ Who’s Taking on China. Di media ini, Susi disebut sebagai orang yang ‘sedikit gila’ yang berani melawan Tiongkok.
New York Times juga menggambarkan bagaimana Susi yang memeragakan caranya jika Tiongkok coba-coba `bermain api` dengan dirinya. Susi mengandaikan tangannya itu tumit dan seolah-olah menginjak-injak sesuatu.
“ Ini yang akan saya lakukan jika Tiongkok bermain-main. Saya akan tersenyum dengan manis, lalu menggunakan high heels. Sangat tajam,” kata Susi yang sedang makan nasi berlauk ikan, dengan tangan, kepada New York Times.
Media ini juga menyebut, Susi bukanlah seorang wanita Indonesia biasa. Cara kerjanya juga tidak biasa. Wanita ini juga berani mengambil langkah tegas, yaitu menenggelamkan kapal nelayan asing yang masuk ke perairan Indonesia.
Potensi kelautan Indonesia yang besar membuat Susi tak gentar menyatakan perang kepada pencuri ikan.
New York Times menyebut, sejak kebijakan itu diterapkan, setidaknya ada 10 ribu kapal nelayan asing yang diusir dari perairan Indonesia. Kinerja perikanan meningkat dua kali lipat pada periode 2013—2017.
Meskipun kebijakannya itu menuai protes, termasuk dari kalangan pengusaha dan investor asing, Susi justru masuk ke dalam daftar menteri Kabinet Kerja yang populer dicintai. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya