Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Ternyata Galak Soal Anggaran.
Dream – Sahabat Dream, ada satu hal yang perlu kamu ketahui dari sosok Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Mantan petinggi Bank Dunia ini termasuk tipe wanita yang super teliti, apalagi jika menyangkut masalah anggaran belanja.
Dilansir dari Merdeka.com, Kamis 28 Juni 2018, Sri Mulyani mengatakan pengadaan barang dan jasa untuk belanja pemerintah adalah sektor yang paling rawan dalam pengelolaan anggaran. Untuk itulah, dia meminta seluruh pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan untuk berhati-hati dalam menetapkan dan mengalokasikan anggaran.
Bahkan, Sri Mulyani meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan untuk memeriksa semua dokumen anggaran, sampai ke titik dan koma.
“ Saya minta seluruh dokumen anggaran diperiksa, tidak hanya titik koma, angka, juga peruntukannya,” kata dia di Jakarta.
Sri Mulyani berpesan agar para pejabat sudah memastikan jumlah anggaran ketika menetapkan besaran anggaran lembaga. Sebab, mereka tak selalu mendapatkan revisi anggaran di kemudian hari.
Contohnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pernah mengajukan penambahan anggaran untuk membiayai suatu program. Sri Mulyani tak serta-merta mengabulkannya.
“ Bea cukai waktu itu melapor saya. Waktu itu, saya diajak olah raga dulu biar senang. Habis itu, mereka lapor patrol bea cukai kurang Rp34 triliun,” kata mantan pejabat Bank Dunia.
Meski sudah dirayu dengan diajak berolahraga, Sri Mulyani tetap pada keputusannya. Tidak memenuhi permintaan itu. Dia menegaskan anggaran yang ada harus dipenuhi dan tak mau menambah bujet.
“ Setelah dicek Pak Wamenkeu, ternyata anggaran yang ada bisa digunakan tanpa menambah belanja anggaran,” kata dia.
Selain itu, Sri Mulyani menegaskan pejabat yang berwenang juga tak boleh takut mengelola anggaran. “ Kalau Anda takut, berarti ada dua hal. Anda tidak tahu aturan sehingga takut melanggar atau memang punya niat (untuk melanggar aturan),” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya