Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Doc Airasia Super App
Dream – Perempuan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Sebanyak 53,76 persen UMKM di negeri ini punya perempuan, 97 pekerjanya juga wanita. Kontribusi mereka terhadap PDB Indonesia mencapai 61 persen.
Data itu menunjukkan peran perempuan dalam menopang ekonomi negeri ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Mari kita simak kisah dua perempuan berikut ini, Ester Verawati dan Nelly Purnomo. Selain menjadi ibu rumah tangga, mereka juga menjadi penggerak ekonomi.
Ester merupakan pengemudi wanita airasia ride di Bali. Di rumah, wanita 46 tahun ini harus berjibaku menguru dua anak dan seluruh keluarga. Meski demikian, dia tetap membantu menopang ekonomi keluarga.
Sejak beberapa tahun yang lalu, Ester mengoptimalkan hobinya bercocok tanam anggrek dan dijual secara online melalui media sosial.
“ Anak sulung saya sebentar lagi mau masuk kuliah, jadi saya ikut support keluarga dan bantu suami saya cari penghasilan tambahan. Untuk tambahan uang les anak-anak juga. Berkarya sambil menghasilkan,” jelas Ester dalam keterangan tertulis airasia Super App yang diterima Dream.

Ester juga memutuskan bergabung sebagai pengemudi airasia ride. Dia menikmati perannya sebagai pengemudi wanita, terutama dengan keuntungan waktu kerja yang fleksibel tanpa melupakan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.
“ Saya senang bisa lebih produktif di tengah waktu luang. Karena waktu kerja sebagai pengemudi kan fleksibel ya. Kadang saya antar anak les, sambil nunggu saya bisa ambil order penumpang. Jadi, peran saya sebagai ibu tetap berjalan, dapat penghasilan juga iya. Apalagi, tarif di airasia ride juga fair,” tambah Ester.
Dia senang bisa melayani dan menjadi sumber kebahagiaan orang-orang sekitar. Penumpangnya kebanyakan adalah anak-anak sekolah, yang senang bila mendapat driver perempuan.
“ Ada kebanggaan dan rasa syukur yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata ketika kita melayani sesama, dan menjadi sumber kebahagiaan bagi mereka,” tambah dia.
Bagi Ester, sebagaimana peruah ibundanya, seorang perempuan yang paling bahagia adalah ibu rumah tangga yang bisa merawat dan mendidik anaknya sendiri. Selain itu juga bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.
“ Jadi, sebagai wanita kita bisa melakukan apapun, selama itu produktif dan efektif,” tutur Ester.

Kisah tak kalah inspiratif juga datang dari Nelly Purnomo. Dia punya peran ganda, selain sebagai ibu rumah tangga juga menjadi womanpreneur. Nelly merupakan arsitek profesional, sekaligus pendiri bisnis makanan khas Jepang bernama Momokino.
Nelly sadar betul banyak peran membuat waktu untuk mengurus anak menjadi terbatas. Namun dia pantang menyerah dan menganggapnya sebagai tantangan.
“ Tantangannya, kita harus pintar-pintar membagi waktu. Kadang kalau anak lagi rewel, saya kasih pengertian pelan-pelan,” jelas Nelly.
Dia senang usahanya bisa membantu kehidupan orang lain. Sehingga dia terus membajakan tekat untuk terus bekerja keras mengembangkan usahanya agar lebih bermanfaat bagi orang lain.
“ Bahkan, ada salah satu karyawan saya yang bisa sampai menguliahkan anaknya dengan penghasilannya bekerja di Momokino,” ucapnya.
Nelly bermimpi bisa mengembangkan Momokino sampai punya banyak cabang. Dia merasa terbantu oleh platform digital, seperti airasia food. Aplikasi online, kata dia, sangat mendukung penjualannya.
“ Dalam waktu kurang dari satu tahun, saya melihat performa airasia food di cabang-cabang kami sangatlah menjanjikan, selalu meningkat,” tambah Nelly.
Dia berpesan kepada para perempuan yang ingin membangun bisnis agar tidak takut memulai dan jangan menyerah. Sebab, saban menemui masalah dan menyerah, maka akan memulainya dari nol.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya