Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi bagian dari target pemerintahan Joko Widodo pada periode kedua. Terdapat beberapa hal yang harus menjadi prioritas utama dalam mencetak SDM berkualitas.
Untuk mencapai hal itu Lembaga Kajian NawaCita (LKN) menjalin kerjasama dengan Pelangi Kebangsaan (Pelangi) yang menitikberatkan pembangunan sumber daya manusia unggul, profesional, dan memiliki kecintaan kepada bangsa.
" Pada pemerintahan periode kedua, Presiden Jokowi mencanangkan program Nawacita terkait masalah Sumber Daya Manusia (SDM). LKN bisa bersama dengan pihak-pihak lain untuk bisa menyiapkan Blueprint Peningkatan Kualitas SDM menuju Indonesia Unggul," ujar Ketua Umum LKN Samsul Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis 12 September 2019.
Kerja sama antara kedua lembaga itu terkait pengembangan SDM yang memiliki keunggulan dari sisi keahlian, budi pekerti, berjiwa Pancasila, nasionalis, toleran, dan menjunjung semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Ketua Umum Pelangi Kebangsaan Johanes W Nurwono menambahkan, SDM unggul tak hanya dari sudut kecerdasan dan keterampilan, tetapi perlu ditunjang dengan karakter dan berbudi luhur.

Dengan karakter dan mental yang kuat, negara akan kuat. Masyarakat tidak akan mudah terpengaruh dan tergoda melakukan tindakan yang dapat merugikan dan merongrong sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“ Untuk menjangkau semua pemikiran dan konsepsi manusia Indonesia yang unggul, nantinya dikembangkan kerja sama strategis dan menghasilkan kriteria-kriteria serta langkah agar pemerintah dapat memprogram SDM Unggul untuk membawa kejayaan Indonesia menjadi bangsa besar, makmur, sejahtera dan membawa perdamaian dan teladan bagi dunia" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya