Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Managing Director Line Indonesia Ongki Kurniawan (Sumber: Line Indonesia)
Dream - Aplikasi media sosial LINE menunjuk managing director pertama di Indonesia. Ongki Kurniawan, mantan petinggi perusahaan telekomunikasi ini dipilih untuk mengisi jabatan itu.
Di bawah pimpinan Ongki, LINE Indonesia berencana memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkreasi, memberikan nuansa lokal yang sesuai dengan budaya dan kebutuhan penggunanya di Indonesia.
“ Kami memiliki misi untuk menjadi smart portal nomor 1 di Indonesia, dimana tidak hanya menjembatani para pengguna untuk saling terhubung, tetapi juga memberikan akses kepada ragam informasi dan servis dimanapun dan kapanpun," kata Ongki Kurniawan dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.
Target ini, kata Ongki, akan dicapai dengan menjadi platform komunikasi utama bagi milenialls dan mitra terpercaya untuk ekonomi kreatif digital Indonesia.
" Di mana kami memberi dukungan terhadap talenta dan bisnis lokal serta memastikan bahwa semua produk dan konten kami memiliki relevansi lokal,” ujar dia.
LINE menyediakan layanan digital untuk perusahaan besar, Usaha Kecil Menengah (UKM), individual dan para pelaku ekonomi kreatif lainnya melalui layanan yang dimiliki.
Juga terdapat beberapa layanan antara lain LINE Official Account, LINE Business Connect, LINE@, LINE TODAY, LINE Games, LINE Creators Market, LINE WEBTOON dan LINE Shopping.
“ Kami akan terus berkontribusi bagi Indonesia dengan melakukan ekspansi, inovasi dan melokalisasi layanan yang kami miliki serta memastikan bahwa para pengguna mendapatkan pengalaman dan layanan yang memudahkan serta menyenangkan.” ujar Ongki.
Berawal di tahun 2013, LINE terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Sejak 2014 hingga 2016, pengguna LINE di Indonesia naik 200% dengan jumlah pengguna terdaftar lebih dari 60 juta.
Berbasis di Jepang, LINE Corporation mengoperasikan LINE Messenger menjadi aplikasi perpesanan terkemuka, yang menyediakan layanan komunikasi untuk perseorangan maupun grup secara gratis yang tersedia di lebih dari 230 negara dalam 19 bahasa.
Pada tahun ini, LINE telah melakukan pencatatan saham di Bursa Saham New York dan Tokyo yang merupakan penawaran umum perdana terbesar di bidang teknologi di tahun 2016. Secara global pengguna aktif LINE telah berjumlah lebih dari 220 juta pengguna. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya