Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dream – Beberapa saat setelah tiba di Hangzhou, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja bertemu dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping, di West Lake State Guest House.
Dalam kunjungannya, Jokowi menyebut Tiongkok merupakan mitra penting bagi Indonesia. Termasuk di sektor perdagangan dan investasi.
“ Saya yakin Tiongkok juga memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang penting,” kata dia dilansir dari setkab.go.id, Sabtu 3 September 2016.
Jokowi berharap kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dapat memberikan kontribusi kepada perdamaian dan kemakmuran dunia. Kedua negara telah memiliki kemitraan strategis, komprehensif, dan kemitraan ini harus dijalankan dengan penuh.
Secara prinsip, lanjut mantan gubernur DKI Jakarta ini, Indonesia dapat menyepakati Plan of Action for the Implementation of the Comprehensive Strategic Partnership 2016-2020 antara Indonesia dan Tiongkok.
“ Kami mendukung arti penting kesenimbungan di dalam mekanisme dialog tingkat tinggi bidang politik dam di bidang ekonomi,” kata dia.
Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya