Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masih Adakah Rumah Kontrakan Murah Di Jakarta? (Foto: Shutterstock)
Dream – Tren pencarian sewa rumah di Jakarta melalui Google setiap tahunnya terus meningkat. Mahalnya harga rumah di ibu kota membuat masyarakat memilih untuk mengontrak rumah.
Dikutip dari keterangan tertulis Lamudi yang diterima Dream, Sabtu 6 April 2019, Managing Director Lamudi, Mart Polman, mengatakan jumlah pencarian rumah kontrakan di Jakarta mencapai 106.200 orang pada 2017. Angkanya meningkat menjadi 112.440 pada 2018.
Mart mengatakan masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan dan berasal dari luar Jakarta, memilih untuk menyewa rumah. Keputusan ini dinilai lebih masuk akal daripada membelinya.
“ Kebanyakan banyak karyawan akan lebih memilih untuk menyewa rumah dekat dengan lokasi mereka bekerja, hal tersebut sengaja dilakukan guna mempersingkat waktu perjalanan antara rumah menuju kantor,” kata dia.
Namun mencari kontrakan dengan harga terjangkau di ibukota bukan perkara mudah. Beberapa rumah konrakan di lokasi strategis di Jakarta sudah mematok tarif sewa sangat mahal. Sulit terjangkau untuk mereka yang berkantong pas-pasan.
Bukan berarti rumah kontrakan bertarif sewa murah sama sekali tak ada. Asal mau bekerja keras, kita biasanya akan menemukan tempat itu.
Dari hasil survei Lamudi ada beberapa titik di berbagai lokasi di Jakarta yang masih menawarkan tarif sewa yang masuk akal.
Hasil survei itu menunjukan jika kawasaan Jakarta Utara menjadi daerah termurah untuk rumah kontrakan. Di Tanjung Priok, rata-rata harga sewanya Rp252.632 per meter persegi.
Lokasi kontrakan termurah lainnya terletak di kawasan Cipayung, Jakarta Timur dengan rata-rata harga sewa Rp277.778 per meter persegi, serta Pondok Kelapa, Jakarta Timur dengan rata-rata harga sewa Rp300 ribu per meter persegi.
Bagaimana dengan yang termahal? Harga rumah kontrakan termahal ada di Pos Pengumben. Di sana rata-rata harganya mencapai Rp4.727.273 per meter persegi.
“ Kemudian di Thamrin dengan rata-rata harga sewa Rp3.125.000 per meter persegi dan di Kebon Kacang dengan rata-rata harga sewa Rp2.054.887 per meter persegi,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya