Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: Luxatic.com
Dream - Giovanni Ferrero adalah orang terkaya di Italia dan miliarder di balik Grup Ferrero yang merupakan pembuat cokelat terbesar ke dua di dunia. Produk andalan usaha ini seperti Nutella, Ferrero Rocher, dan Tic Tac.
Beragam bisnis itu membuat Giovanni menjadi orang terkaya nomor 36 di dunia pada tahun 2022 versi Forbes. Pengusaha 57 tahun ini memiliki kekayaan senilai US$36,2 miliar atau lebih dari Rp600 triliun.
Menurut luxatic.com, bisnis keluarga tersebut dimulai ketika kakek dan nenek dari ayah Giovanni, yakni Piera dan Pietro, membuka toko permen di Alba, Italia, selama Perang Dunia ke Dua. Lalu dengan bantuan paman buyut Giovanni, kakek dan neneknya berhasil mendirikan Perusahaan Ferrero pada tahun 1946.
Investasi ini membuat keluarga Ferrero kemudian menjadi pabrikan pertama di Italia yang membuka lokasi produksi dan kantor di luar negeri di sektor makanan setelah Perang Dunia II.
" Pada saat itu cokelat dianggap sebagai makanan yang sangat mahal, benar-benar mewah, dan tidak ada orang biasa yang mampu membelinya di Italia” ungkap Giovanni.
Lalu tercetuslah ide dari sang kakek untuk membuat cokelat Pasta Gianduja yang dibungkus dengan aluminium foil. Rasanya seperti Nutella yang dipadatkan dan memerlukan pisau untuk memotongnya.
Dijual dengan harga yang terjangkau, pasta itu membuat keluarga Ferrero sukses besar dan juga mulai mematahkan stigma di mana cokelat hanya untuk acara dan perayaan yang sangat istimewa seperti Natal dan Paskah.
Hingga kini, Ferrero dikenal sebagai produsen makanan ikonik termasuk Nutella, Kinder, dan Tic Tac. Pabrik Ferrero tersebar di seluruh dunia, di antaranya berlokasi di Belgia, Australia, India, Turki, Mexico dan China. Pada 2021, Ferrero mencatatkan penjualan senilai US$14 miliar.
Kini setelah bertahun-tahun buka, Giovanni Ferrero menjadi co-CEO perusahaan ini. Meskipun di tahun 2017 ia mengundurkan diri sebagai CEO tetapi tetap menjadi ketua eksekutif untuk fokus pada strategi perusahaan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya