Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peresmian Stadion Arena (Foto: Liputan6.com)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan stadion Indonesia Arena atau Indonesia Multifunction Stadium (IMS) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Stadion berkapasitas 16.253 penonton itu menelan biaya pembangunan hingga Rp640 miliar.
" Selama pembangunan ini selama 18 bulan, sangat cepat sekali," ujar Presiden saat peresmian, dikutip dari Liputan6.com, Senin, 7 Agustus 2023.
Indonesia Arena nantinya akan menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia Basket atau FIBA Basketball World Cup 2023, di mana Indonesia jadi tuan rumah bersama Filipina dan Jepang.
Tak hanya untuk tempat olahraga, Jokowi menambahkan bahwa Indonesia Arena juga siap menerima permintaan untuk menggelar konser musik.
" Jadi sekarang yang mau konser silakan segera daftar. Karena saya yakin ini akan lebih banyak digunakan untuk konser. Tapi saya lebih senang kalau dipakai untuk olahraga, tapi konser juga saya senang," ujar Jokowi.
IMS GBK dibangun sejak 2021 dan merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk terus membangun Jakarta.
Berdasarkan informasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Indonesia Arena dibangun di atas lahan seluas 30.720 meter persegi (m2) dan luas tapak bangunan 20.852,79 m2.
Indonesia Arena memiliki fungsi utama sebagai Lapangan Basket yang memiliki 1 FOP dan 2 lapangan latihan.

Pembangunan stadion ini dilaksanakan melalui skema Kontrak Tahun Jamak atau Multi Years Contract (MYC) 2021-2023 senilai Rp639,1 miliar. Kontraktor yang mengembangan sarana olahraga baru ini adalah PT Adhi Karya-PT Nindya Karya-PT Penta melalui skema kerjasama operasi (KSO).
“ Kenapa konsepnya multifungsi, karena bisa untuk konser dan olahraga. Teknologinya teleskopik tribun. Lokasinya di tengah kota dengan penghijauan yang lebat dan parkir luas, sehingga sudah tepat konsepnya multifungsi, dan selanjutnya harap diperhatikan aspek pemeliharaannya," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi IMS yang dibangun Kementerian PUPR dengan konsep green building ini. Erick berharap, IMS dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung FIBA World Cup 2023 yang akan dilaksanakan pada Juni 2023 mendatang.
“ Kementerian PUPR membangun Gedung ini dengan konsep green building, dan untuk pertama kalinya dengan sistem 7D. Jadi benar-benar dibangun dengan teknologi komputer Artificial Intelligence (AI) analysis, sehingga semuanya tepat sasaran. Nantinya IMS akan digunakan Menpora untuk Kejuaraan Dunia FIBA yang akan dibantu Perbasi,” tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya