Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Merck Siap Menebar Dividen Senilai Rp54 Miliar. (foto: Shutterstock)
Dream – Perusahaan farmasi PT Merck Tbk memutuskan membagikan dividen senilai Rp54,67 miliar dari perolehan keuntungan di tahun 2020. Nilai bonus untuk para pemegang saham tersebut setara Rp122 per lembar saham.
“ RUPST setuju untuk membagikan dividen Rp122 per lembar saham,” kata Sekretaris Perusahaan Merck, Melisa Sandrianti, dalam konferensi pers virtual, Rabu 16 Juni 2021.
Sesuai jadwal, pembagian bonus berupa dividen untuk pemegang saham MERCK akan dibagikan pada 13 Juli 2021.
Hingga akhir 2020, perusahaan mencatat aset senilai Rp930 miliar, dengan liabilitas Rp317 miliar, dan ekuitas Rp317 milir. Pencapaian ini naik 3 persen dari tahun 2019.
Di tengah tekanan pandemi yang melanda hampir seluruh sektor usaha, Merck juga merasakan harus melewati tahun 2020 dengan perjuangan berat. Pendapatan perusahaan tahun 2020 senilai Rp655,85 miliar, turun 11,92 persen dibandingkan pada 2019 yang senilai Rp744,63 miliar.
Berkurangnya pendapatan ini menyebabkan laba yang diperoleh menyusut 8,12 persen dari Rp78,26 miliar menjadi Rp71,90 miliar.
Di tiga bulan pertama 2020, kondisi bisnis di Tanah Air mulai menampakkan perbaikan. Merck Indonesia mengantongi pendapatan senilai Rp253 miliar pada kuartal I-2020. Angkanya naik 56 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp162 miliar.
Laba perusahaan meningkat 53 persen dari Rp35 miliar menjadi Rp53 miliar. Kas dan setara kas perusahaan tercatat Rp165 miliar atau naik 22 persen dari Desember 2020 yang mencapai Rp135 miliar.
“ Perseroan tetap optimis melanjutkan transformasi ke depannya dengan mempertahankan kinerja positif untuk mendukung kemajuan pemangku kepentingan,” kata Presiden Direktur Merck. Evie Yulin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam