Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Miliarder Rogoh Duit Hingga Rp99 Miliar Untuk Membeli Patung Ini. (Foto: Business Insider/Christie)
Dream – Bos Salesforce, Marc Benioff, terkenal sangat mencintai Hawaii. Pada November 2017, dia membeli patung dewa perang Hawaii, Ku, di rumah pelelangan Christie. Benioff rela kehilangan uang lebih dari US$7 juta (Rp99,52 miliar).
Patung berharga miliaran rupiah itu ternyata tak dipajang Benioff dan sang istri, Lynne, di rumahnya. Mereka memutuskan menyumbangkan patung itu untuk Bishop Museum di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.
“ Kami merasa bahwa ki’i ini milik Hawai, untuk edukasi dan memberikan manfaat bagi orang-orang. Ini adalah benda spiritual,” kata dia, dikutip dari Business Insider, Rabu 20 Maret 2019.
Baru-baru ini pakar mempertanyakan keaslian patung itu. Malah, harga patung itu kurang dari US$5 ribu (Rp71,08 juta).
“ Patung ini bisa kamu temui di bar tiki,” kata pakar seni Munich yang berbasis di Kepulauan Pasifik, Daniel Blau.
Yang menjadi inti masalahnya adalah kapan patung itu dibuat. Patung setinggi 20 inci ini disebut-sebut dibentuk sekitar 1780—1819. Sebelum jatuh ke tangan Benioff, patung ini ada di Paris, Perancis sejak 1940.
Tak jelas ceritanya bagaimana patung Hawaii itu bisa sampai ke Paris. Hanya diceritakan bahwa patung itu dibawa oleh misionaris Inggris ke Eropa setelah mengunjungi Kona pada 1822.
Isu tersebut menjadi perhatian President and CEO Bishop Museum, Melanie Ide. Pihaknya meriset keaslian patung itu, termasuk melakukan tes DNA. Malah, ada laporan dari televisi lokal bahwa patung dewa perang itu palsu.
Namun, ada juga pakar yang yakin bahwa patung itu asli. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya