Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram @smindrawati)
Dream - Menteri juga manusia. Seperti para pegawai yang takut dimarahi atasannya karena terlambat masuk kerja, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga merasakan hal yang sama.
Sembari bercanda, bendahara negara itu mengaku takut kena setrap karena hampir terlambat datang ke agenda rapat bersama Presiden Jokowi.
Memang sudah menjadi hal rutin, ketika seorang Presiden menggelar rapat bersama menteri-menterinya di Istana Merdeka. Termasuk pada hari Kamis, 31 Mei 2023.
Sri Mulyani membagikan momen ketika buru-buru menuju ruang rapat untuk menghadiri rapat bersama orang nomor satu di Indonesia itu.
“ Buru-buru lari kecil menuju ruang rapat di Istana Merdeka pagi tadi untuk rapat intern dengan Presiden dan beberapa menteri,” katanya dikutip dari Instagram @smindrawati.

Nampak Sri Mulyani menghadiri rapat menggunakan seragam kebangsaan Kementerian Keuangan (Keuangan), tak lupa dia membawa satu tas hitam yang dijinjing. Untungnya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia mengaku tidak terlambat.
“ Untung nggak terlambat…😊,” ucapnya.

Dengan bercanda, wanita berciri khas rambut pendek itu mengaku wajah yang terekam kamera adalah ekspresinya saat panik, karena takut disetrap jika terlambat.
“ Takut disetrap…muka agak panik..😂🤣,” tawa Sri Mulyani.
Diketahui, dalam rapat tersebut, salah satu yang dibahas adalah Presiden Jokowi mendorong percepatan realisasi investasi pengembangan ekosistem baterai mobil listrik yang akan dilakukan di Kawasan Industri Hijau Bantaeng, Sulawesi Selatan dan Papua Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang juga turut mengikuti rapat.
“ Tadi arahannya kita akan melakukan percepatan karena investasi ini akan dibangun dalam kawasan industri yang green energy, akan memakai tenaga angin di Sulawesi, di Bantaeng, dan ini segera kita akan lakukan. Kemudian juga adalah tambang nikelnya itu dari Papua dan prosesnya sekarang lagi berjalan,” ujar Bahlil dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.
Bahlil menekankan percepatan investasi yang melibatkan konsorsium dari Inggris dan badan usaha milik negara (BUMN) di tanah air tersebut harus sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundangan yang berlaku.
Bahlil merinci, rencana investasi dari Inggris senilai sekitar 9 miliar dolar AS tersebut melibatkan beberapa perusahaan, antara lain Glencore dari Swiss, Envision dari Inggris, serta Umicore dari Belgia.
“ Glencore dari Swiss, kemudian Envision dari Inggris, kemudian Umicore dari Belgia, kemudian bekerja sama dengan Antam dan pengusaha nasional di Indonesia. Investasinya kurang lebih sekitar USD9 billion,” ujarnya.
Bahlil mengharapkan nantinya baterai listrik yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan domestik dan luar negeri, khususnya Eropa.
“ Ekspor untuk Eropa. Ini karena Inggris dia akan menjadikan hub untuk Eropa,” tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya