Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) ditargetkan beroperasi pada Juni 2023. Walaupun baru beroperasi tahun depan, saat ini sudah banyak masyarakat yang penasaran dengan harga tiket kereta tersebut.
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, mengatakan, berdasarkan studi tarif tiket kereta cepat Jakarta-Bandung diperkirakan Rp350 ribu untuk rute terjauh, dan Rp150 ribu untuk rute terdekat.
" Tarif sesuai studi itu Rp350 ribu terjauh, terdekat itu Rp150 ribu, tapi kami bisa melakukan diferensiasi tarif juga di mana saat peak kita reduce tarif diskon dan lain-lainnya," kata Dwiyana dikutip dari Liputan6.com, Senin 24 Oktober 2022.
Kecepatan KCJB ini adalah 350 km per jam, jalur kereta cepat sepanjang 142 kilometer ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung, dari semula tiga jam lebih menjadi hanya sekitar 36 hingga 40 menit.
Dwiyana meyakini kecepatan kereta cepat tersebut dianggap mampu membuat masyarakat beralih penggunaan transportasi. Dari yang sebelumnya menggunakan jalur tol dari Jakarta ke Bandung menjadi menggunakan kereta cepat.
" Jadi saya yakin ada peralihan perilaku konsumen, bener-bener shifting ini," ujarnya.
Disisi lain, KCJB juga akan sangat memudahkan perjalanan masyarakat lokal dan memberikan dorongan kuat untuk pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.
Diketahui, Kereta Cepat Jakarta-Bandung menjadi penghubung antara " Inisiatif Sabuk dan Jalan" milik China serta " Poros Maritim" milik Indonesia.
Ini adalah proyek kerjasama penting antara China dan Indonesia, sekaligus menjadi proyek strategis nasional Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun optimistis Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan beroperasi pada pertengahan 2023 mendatang.
Saat ini pembangunan megaproyek yang jalurnya terlihat di sebagian jalur tol Jakata-Cikampek ini sudah mencapai 88,8 persen.
Keyakinan itu disampaikan Presiden usai meninjau pembangunan proyek KCJB di di Stasiun Tegalluar, Kawasan Infrastruktur PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), Kabupaten Bandung, Kamis, 13 Oktober 2022.
“ Peluncuran nanti untuk operasional Insya Allah kurang lebih nanti di bulan Juni tahun 2023,” ujar Jokowi.
Jokowi berharap keberadaan KCJB ini akan meningkatkan mobilitas orang dan barang menjadi lebih cepat dan meningkat. Selain itu, KCJB juga diyakini bakal mendorong daya saing Indonesia semmakin kuat.
Tujuan lain yang diharapkan oleh pemerintah adalah munculnya titik-titik pertumbuhan ekonomi baru selain di Jakarta.
" Di Bandung ada, kemudian di Kabupaten Bandung juga terjadi,” ujar Presiden dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.
Selain kebutuhan di dalam negeri, Jokowi juga berharap proyek KCJB yang merupakan kereta cepat pertama di ASEAN dapat meningkatkan konektivitas antarnegara di ASEAN.
“ Itu sudah menjadi gagasan besar di ASEAN agar konektivitas antar negara ASEAN ini tersambungkan secepat-cepatnya dalam rangka daya saing ASEAN,” ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya