Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Lexi Larson, wanita asal Denver, Colorado, Amerika Serikat, dipecat usai pamer gajinya selama sebulan di media sosial TikTok.
Larson sangat antusias untuk membagikan berapa banyak yang dia peroleh saat baru menjadi karyawan di salah satu perusahaan teknologi di kota itu.
Dia mengungkap, pendapatan yang sudah dipotong pajak sebelumnya adalah $449 atau sekitar Rp6,7 juta, sedangkan di pekerjaan baru dia menerima kenaikan hingga total mendapat $20.000 atau sekitar Rp299 juta.
Namun, postingan itu justru menjadi mala petaka bagi Larson. Ia dipecat dua minggu setelah memposting video tersebut di TikTok.
“ TikTok telah membuat saya dipecat,” kata Larson dalam salah satu video, dikutip dari New York Post.
" Beberapa minggu yang lalu saya mulai berbagi tentang awal mula saya bekerja di industri teknologi. Dan yah, saya tidak bekerja di sana lagi karena mereka memecat saya," imbuhnya.
Dia mengatakan, bossnya saat itu telah menemukan video TikToknya dan benar-benar tidak menyukai besaran gaji dari kantornya dipamerkan di internet.
Larson tadinya merasa aman karena mengungkapkan gajinya diperbolehkan undang-undang federal di bawah Undang-Undang Hubungan Perburuhan Nasional.
Meski begitu dia tetap memutuskan untuk menghapus beberapa videonya agar tidak mengecewakan boss barunya itu.
Namun, dua hari setelah pembicaraan tentang akun TikTok miliknya itu, Larson dipecat dari sana.
Perusahaan itu menilai akun Lexi akan jadi masalah keamanan besar di kemudian hari, dan berisiko mengungkap rahasia perusahaan sewaktu-waktu.
Larson mengaku sempat alami serangan panik, menangis selama berhari-hari, dan cemas.
Beruntung, Larson dapat menelepon manajer dari pekerjaan sebelumnya dan mendapat pekerjaannya kembali. “ Mereka benar-benar luar biasa. Mereka tahu tentang TikTok saya dan mereka tidak memiliki masalah dengan itu," katanya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?