Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kantor Google (Shutterstock.com)
Dream - Bekerja di Google memang menjadi impian banyak orang. Raksasa teknologi yang sudah berdiri sejak 1998 itu juga sangat ketat dalam menyeleksi karyawannya.
Hanya orang-orang terpilihlah yang dapat menyandang jabatan sebagai karyawan Google yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin itu.
Sulitnya melamar pekerjaan di Google juga dirasakan oleh pemuda bernama Tyler Cohen. Tercatat dia pernah ditolak oleh Google bukan hanya 1 atau 2 kali, melainkan 39 kali.
Menurut India Times, Tyler pertama kali mengajukan lamaran kerja di Google pada 2019, hingga akhirnya berhasil lolos pada 2022. Kisahnya menjadi viral, setelah ia mengungkapkan keberhasilannya di media sosial LinkedIn.
" Ada garis tipis antara ketekunan dan kegilaan. Saya masih mencoba mencari tahu mana yang saya miliki. 39 penolakan, 1 penerimaan," tulisnya

Tyler membagikan tangkapan layar berupa jejak surat dari email-email lamarannya terdahulu. Dimulai pada 25 Agustus 2019. Kemudian dia melamar dua kali pada September 2019.
Dia mengambil istirahat dan melanjutkan untuk melamar lagi pada Juni 2020 selama pandemi tetapi selalu ditolak, hingga 19 Juli 2022 dia dinyatakan diterima.
Google pun membalas postingan pemuda ini dengan menautkan komentar, “ Perjalanan yang luar biasa, Tyler! Sudah waktunya. Dan, perusahaan sangat mengapresiasi karena " memiliki" tim media sosial yang luar biasa."
Dalam postingannya, pria ini juga menambahkan tagar kreatif seperti #acceptedoffer, #application. Hampir 35.000 orang menyukai postingan tersebut, dan hampir 800 pengguna telah mengomentarinya.
Tyler tinggal di San Francisco, Amerika Serikat. Dia bekerja sebagai Associate Manager - Strategy & Ops di DoorDash sebelum ditawari posisi oleh Google.
Google sendiri memiliki rencana untuk memperlambat perekrutan untuk sisa tahun 2022 dalam menghadapi potensi resesi ekonomi. CEO Sundar Pichai mengatakan bahwa perusahaan akan fokus pada perekrutan " engineering, technical dan peran penting lainnya" pada tahun 2022 dan 2023.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya