Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Parkir Mobil Mewah 15 Tahun, Anak Bekas Penguasa Libya Muammar Gaddafi Ogah Bayar Utang Rp5,6 Miliar

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 3 Mei 2022 14:00
Parkir Mobil Mewah 15 Tahun, Anak Bekas Penguasa Libya Muammar Gaddafi Ogah Bayar Utang Rp5,6 Miliar
Mobil itu benar-benar merepotkan. Pengurus hotel itu harus membersihkannya saban hari.

Dream - Putra Muammar Gaddafi, Al-Saadi Gaddafi, berutang US$390 ribu atau sekitar Rp5,6 miliar karena memarkir mobil mewahnya di depan hotel Italia selama lebih 15 tahun.

Pada 2007, setelah melakukan perjalanan selama sebulan, putra mantan penguasa Libya itu memarkirkan mobil Cadillac Escalade di depan Hotel Excelsior, Kota Rapallo. Kala itu dia masih bermain untuk klub sepak bola Samdoria dan berjaya dengan gaya hidup playboy.

Al-Saadi kemudian tidak dipakai oleh Samdoria, sehingga dia meninggalkan Negeri Pizza tersebut. Namun, dia pergi tanpa melunasi utangnya pada hotel mewah tersebut, meskipun manajemen penginapan itu berulang kali menagihnya.

" Kami telah menunggu tuan Gaddafi selama 15 tahun untuk melunasi utangnya," kata Aldo Werdin, direktur Hotel Excelsior, dikutip dari Arab News.

1 dari 3 halaman

Menurut Aldo, selama beberapa tahun belakangan manajemen hotel berkali-kali berusaha menyelesaikan permasalahan dengan Al-Saadi Gaddafi, namun selalu saja menemui kegagalan.

" Kami bahkan menghubungi Kedutaan Libya di Roma tetapi mereka tidak dapat membantu," tambah Aldo.

Al-Saadi, tambah Aldo, meninggalkan mobil mewahnya di depan hotel mereka. Sudah begitu, Al-Gaddafi tidak meninggalkan kuncinya kepada pengurus hotel, sehingga sampai kini tidak bisa dipindahkan.

" Mobil itu benar-benar menjadi perhatian orang yang berhenti untuk melihatnya," tutur Aldo.

2 dari 3 halaman

Mobil itu benar-benar merepotkan. Pengurus hotel itu harus membersihkannya saban hari. Sebab, bila tidak dibersihkan akan mengganggu pemandangan hotel mewah tersebut.

Al Saadi Gaddafi

" Mobil itu juga tidak punya surat-surat sehingga tidak bisa dikendarai di Italia," kata Aldo.

3 dari 3 halaman

Selama tinggal di hotel, perilaku Al-Saadi juga menjadi sorotan. Aldo menyebut Al-Saadi merupakan playboy yang kerap menerima tamu wanita.

" Dia agak berkarakter dan cukup playboy, dia akan dikunjungi wanita dari London dan Tripoli," kata Aldo.

Saat malam, Al-Saadi juga berisik. Dia selalu memutar musik keras-keras sambil menggelar pesta bakar-bakar bersama teman-temannya.

" Ada musik keras dan dia bahkan menyiapkan barbekyu di teras di mana mereka akan memanggang domba setiap saat, siang dan malam," imbuh Aldo.

(hud)

Beri Komentar