7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Pertamina.com
Dream - PT Pertamina (Persero) akhirnya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamis 1 September 2022. Penurunan harga BBM berlaku untuk tiga jenis bahan bakar non-subsidi, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Dikutip dari situs resmi mypertamina.id, untuk DKI Jakarta, harga BBM untuk Pertamax Turbo menjadi Rp15.900. Harga ini turun dari harga sebelumnya Rp17.900.
Harga Pertamina Dex juga turun dari Rp18.900 menjadi Rp17.400. Sementara itu, harga Dexlite turun dari Rp17.800 menjadi Rp17.000.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut akan menaikkan kembali harga BBM Subsidi dalam waktu dekat. Kenaikan harga minyak dunia, dan beban terhadap APBN menjadi alasan yang mendasari.
Sejumlah jajarannya pun sudah mengambil langkah antisipasi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati misalnya telah mengalokasikan bantuan sosial (bansos) untuk 3 aspek. Bank Indonesia juga melakukan penyesuaian kembali suku bunga acuan.
Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah menyiapakan sejumlah bantalan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat yang akan terimbas kenaikan harga BBM bersubsidi.
Sri Mulyani menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan tiga bantalan sosial sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM dengan total sebesar Rp24,17 triliun.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat yang terdampak lonjakan harga yang terjadi secara global.
“ Bantalan sosial tambahan ini akan diberikan kepada 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi BBM sebesar Rp12,4 triliun,” kata Sri Mulyani dikutip dari laman kemenkeu.go.id, Senin 29 Agustus 2022.
Langkah-langkah tersebut tentunya memperkuat kalau pemerintah akan segera mengumumkan kenaikan harga BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite.
Namun kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang santer dikabarkan akan naik pada, Kamis, 1 September 2022, ternyata belum terbukti.
Kabar harga BBM naik yang berhembus di media sosial sejak, Rabu, 31 Agustus 2022 malam, bahkan membuat ramai pengendara mengantri karena khawatir adanya kenaikan harga.
Akan tetapi, faktanya harga BBM jenis Pertalite tetaplah sama seperti sebelumnya yakni Rp 7.650 per liter.
Bahkan dilihat dari laman resmi Pertamina bahwa harga Pertalite di seluruh daerah Indonesia yakni Rp 7.650 per liter, sejak 1 September 2022. Artinya, belum ada kenaikan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?