Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penumpang Pesawat. (Foto: Pixabay)
Dream – Kita sering mendengar orang diminta membayar biaya tambahan untuk bagasi. Tapi, pungutan untuk biaya tambahan gangguan teknis mungkin terdengar ganjil.
Dikutip dari Metro, Kamis 22 November 2018, hal ini terjadi kepada 249 penumpang pesawat LOT Polish Airlines untuk penerbangan Beijing, Tiongkok, ke Warsawa, Polandia.
Mereka diberi tahu ada gangguan teknis di pesawat. Ada masalah dengan hidrolika. Pihak maskapai di Bandara Beijing memungut biaya tambahan kepada penumpang sebesar 280 poundsterling (Rp5,23 juta).
Anehnya, pegawai maskapai bersikeras meminta uang itu dibayarkan secara tunai, bukan melalui transfer. Para penumpang ini juga harus menunggu 10 jam untuk perbaikan pesawat sebelum lepas landas ke Warsawa.
Salah seorang penumpang LOT Polish Airlines, Daniel Golebiowski, mengaku tidak percaya dengan transaksi ini. Daniel tidak menyangka ada transaksi “ di bawah tangan”.
“ Kami berada di bandara internasional. Saya tidak percaya bahwa transaksi terjadi di sini dengan uang tunai ‘di bawah meja’ dengan mekanik yang berdiri di samping pesawat. Luar biasa,” kata dia.
Juru bicara LOT Polish Airlines, Adrian Kubicki, meminta maaf kepada penumpang atas insiden kerusakan pesawat. Adrian membenarkan ada transaksi tunai kepada karyawan yang bersangkutan.
“ Percaya atau tidak, ada situasi dengan karyawan gudang di Beijing yang menolak semua metode pembayaran, selain uang tunai yang menyebabkan kebingungan,” kata dia.
Adrian juga bersyukur semua penumpangnya sudah mendarat dengan selamat. “ Meskipun demikian, saya bersyukur penerbangan kembali dengan selamat ke Warsawa,” kata dia.
Adrian mengatakan maskapai akan mengganti uang penumpang setibanya di Warsawa. Mereka juga diberi voucher. Maskapai juga akan mengenakan sanksi kepada karyawan yang memungut biaya dari penumpang.
“ Tidak ada keadaan yang dibenarkan untuk meminta uang dari penumpang,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya