Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendiri Microsoft, Bill Gates. (Foto: The Verge)
Dream – Pendiri Microsoft, Bill Gates, punya misi teranyar. Gates rela mengeluarkan uang US$100 juta, setara Rp1,3 triliun, untuk memberantas penyakit Alzheimer.
Dikutip dari Forbes, Rabu, 15 November 2017, miliarder terkaya kedua di dunia ini menyuntikkan dana sebesar US$50 juta (Rp676,5 miliar) ke Dementia Discovery Fund (DDF), modal ventura yang fokus kepada pengembangan obat untuk Alzheimer dan penyakit degenerasi otak. Dia juga mengeluarkan US$50 juta untuk mendanai perusahaan riset Alzheimer.
Dana sebesar itu bukan berasal dari rekening yayasan Bill&Melinda Gates Foundation. Uang itu diambil dari kantong Gates sendiri.
Gates mengaku punya pengalaman menyedihkan mengenai Alzheimer. Ada anggota keluarganya yang terserang penyakit ini.
“ Saya tahu betapa menyakitkannya melihat orang-orang yang Anda cintai berjuang melawan penyakit yang menyerang mental, sedangkan Anda tak bisa berbuat apa-apa,” kata dia.
Gates mengatakan sampai saat ini ilmuwan belum mengetahui secara pasti penyebab penyakit itu. Dengan dana ini, dia berharap bisa membantu penanganan Alzheimer.
“ Tren ini seperti usia baby boomers, di mana banyak keluarga yang menyaksikan orang yang dicintainya terserang penyakit penurunan otak dan perlahan-lahan menghilang,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya