Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Percayakan Kartu ATM Ke Tetangga, Uang Kakek 80 Tahun Langsung Raib.
Dream - Tindakan seorang kakek di Malaysia yang terlalu percaya tetangga dengan menyerahkan kartu ATM miliknya berakhir di kepolisian.
Pasalnya, uang di rekening tabungannya yang berjumlah 26.060 ringgit (hampir Rp89 juta) langsung ludes tak tersisa.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Khusus Bidang Ekonomi Pahang, Superintendan Mohd Wazir Mohd Yusof mengatakan, korban adalah seorang pria berusia 80 tahun.
Pria pensiunan tersebut menyerahkan kartu ATM kepada tersangka, seorang wanita yang menjadi tetangganya pada pertengahan Februari lalu.
Tujuan korban menyerahkan kartu ATM agar tersangka bisa membantu mengecek saldo rekening tabungannya.
Masalahnya pria itu mengalami kesulitan ke luar kota karena tidak punya sanak keluarga yang tinggal di dekatnya.
" Korban ingin mengecek saldo rekening setelah keponakannya memberitahu kalau sudah mentrasfer uang ganti rugi proyek pembangunan Rel Pantai Timur," kata Mohd Wazir dalam konferensi pers pada Sabtu kemarin.
Namun setelah mengecek rekening, tersangka tidak memulangkan kartu ATM korban. Setiap korban menanyakan status uang ganti rugi itu, tersangka selalu memberikan pelbagai alasan.
Korban terkejut mengetahui saldo rekeningnya berkurang ketika keponakannya pulang kampung pada akhir Juli lalu.
Ketika mengecek saldo pamannya di bank, sang keponakan mendapati ada 23 transaksi penarikan uang menggunakan kartu ATM.
" Keponakan korban coba berbincang secara kekeluargaan dengan tersangka untuk memulangkan uang tersebut.
" Namun tersangka berkeras mengatakan semua uang yang dikeluarkan dari ATM telah diserahkan kepada korban," kata Mohd Wazir.
Merasa ditipu, korban akhirnya membuat laporan di Kantor Polisi Jaya Gading, setelah menuduh tersangka enggan memulangkan uangnya walaupun telah memberikan tempo secukupnya.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya