Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Perajin Menyelesaikan Proses Pembuatan Gitar Listrik Di Gribig, Gebog, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/5). (Antarafoto.com/Yusuf Nugroho)
Dream - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) dan Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) di Yogyakarta. Rakernas yang digelar 12 – 14 Mei 2016 itu mempertemukan sebanyak 180 perwakilan MEK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dari seluruh propinsi di Indonesia.
Menurut Wakil Ketua MEK PP Muhammadiyah Herry Zudianto acara Rakernas dan Temu JSM adalah tindak lanjut dan rekomendasi Muktamar ke-47 di Makassar.
“ Acara rakernas ini merupakan lanjutan dari hasil muktamar di Makassar. Selain bergerak diamal usaha pendidikan dan kesehatan tapi juga dalam amal usaha sektor ekonomi umum dari industri maupun perdagangan,” kata Herry, Kamis, 12 Mei 2015.
Dalam Rakernas dan Temu JSM ini, akan membahas peran ekonomi syariah dalam alternatif penyelesaian masalah bangsa. Menurut mantan wali kota Yogyakarta itu, dalam Rakernas itu akan dibahas pula mengenai potensi dari amal usaha Muhammadiyah hingga kesiapan sumber daya manusia.
" Dengan regulasi yang tepat diharapkan pengelolaan aset-aset Muhammadiyah dapat berjalan dengan maksimal, fungsi distribusi modal dan keahlian kepada para pelaku ekonomi kecil menengah berjalan lebih masif, dan kemandirian umat ataupun bangsa dapat segera terwujud,” papar dia.
Acara Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) yang akan dimulai pada Sabtu, 14 Mei 2016 rencananya akan secara khusus dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, pukul 10.00 di Hotel The Sahid Rich Yogyakarta. Pertemuan JSM itu diharapkan akan membangun sinergi para penguasaha dari keluarga besar Muhammadiyah.
“ Ekonomi bisa berkembang apabila anggota Muhammadiyah juga bisa berkembang. Rangkaian acara ini merupakan cikal bakal untuk memajukan sektor ekonomi agar besar kedepannya,” ucap dia dalam keterangan tertulis kepada Dream.
Beberapa nama dari PP Muhammadiyah dan kalangan pengusaha Indonesia dijadwalkan mengikuti Rakernas dan Temu JSM ini. Nama-nama semisal Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, dan Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir, CFO Bukalapak Moch. Fajrin, serta CEO Sido Muncul Irwan Hidayat, rencananya akan mengisi forum itu.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
