Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
Pertamina Merangkul 3 Bank Syariah Anak Usaha BUMN Untuk Penyaluran Gaji. (Foto: Bank Mandiri Syariah)
Dream – PT Pertamina (Persero) menggandeng sekaligus tiga bank syariah anak BUMN sebagai mitra pembayaran gaji dan karyawan lainnya. Ketiga bank itu adalah PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), PT BNI Syariah, dan PT BRIsyariah Tbk.
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Pahala N Mansury, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Toni EB Subari, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, dan Direktur Komersial BRIsyariah, Kokok Alun Akbar.
" Ini merupakan langkah kami untuk mendukung industri perbankan syariah sekaligus sinergi antar BUMN dan anak usahanya. Kami melihat industri ini akan berkembang ke depannya," kata Pahala, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 17 Januari 2019.
Pahala mengatakan, sebelumnya sudah ada sebagian karyawan Pertamina dan grup yang bertransaksi payroll dengan bank syariah. Hal ini menunjukkan minat pekerja Pertamina terkait layanan perbankan syariah cukup tinggi.
" Dengan adanya kerja sama ini, maka transaksi akan menjadi lebih mudah dan efisien karena sudah terkoneksi dengan sistem di Pertamina," kata dia.
Kerja sama ini juga disambut baik oleh ketiga bank syariah tersebut. Ketiga bank yang diajak bekerja sama menyatakan kesiapannya memberikan layanan prima tak terbatas mulai dari payroll hingga jasa perbankan lainnya.
Toni mengatakan momentum kerja sama ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenalkan perbankan syariah ke masyarakat yang lebih luas.
" Ini adalah kesempatan baik bagi bank syariah anak dari bank BUMN. Layanan yang kami berikan mencakup pendanaan baik itu retail, tabungan, dan pembayaran gaji serta pembiayaan kepada karyawan. Alhamdulillah sudah terealisasi semoga prospek ke depan tumbuh luar biasa,” kata dia.
Firman mengatakan sinergi itu juga membantu perkembangan bank syariah di Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan solusi bagi kebutuhan perbankan, baik transaksi perorangan maupun bisnis.
" Dengan dukungan teknologi pengelolaan keuangan dari BNI, semakin memperkokoh posisi BNI Syariah sebagai bank syariah yang memberikan layanan terbaik sesuai prinsip syariah,” kata dia.
Kokok Alun Akbar mengatakan BRIsyariah siap memberikan pelayanan yang lengkap. Contohnya, pembiayaan syariah, investasi, dan layanan funding.
“ Ini juga menjadi salah satu bentuk support Pertamina terhadap perkembangan syariah di Indonesia dengan membuka kesempatan untuk kami bisa menjajaki bisnis ke anak perusahaan BUMN terbesar platform minyak dan gas bumi tersebut,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?