Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Ilustrasi
Dream - Industri kecantikan menjadi salah satu bisnis yang tetap bertahan meski pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Bahkan dua tahun ini banyak bermunculan produk lokal yang kualitasnya tak kalah bagus dari brand luar.
Salah satu bukti majunya industri kecantikan di Indonesia adalah melihat dari data manufacturing PT Cedefindo, anak usaha dari PT Martino Berto Tbk, yang telah memproduksi kurang lebih 80 persen untuk brand lokal baru untuk pasar di Indonesia.
" Kita menopang 146 brand lokal, baik sekala kecil maupun besar. Kita percaya bukan menciptakan saingan tapi menciptakan market supaya industri kita maju seperti Korea," kata Kilala Tilaar selaku CEO Martha Tilaar Group, di Jakarta, Kamis 21 Juli 2022.
Selain memproduksi brand lokal baru, Cedefindo juga dipercaya untuk memproduksi produk dari Multi National Company seperti Unilever, Rohto, Disney, dan masih banyak lagi.

foto: Nur Ulfa/Dream
Kilala melihat melesatnya industri kecantikan di Indonesia karena semakin berkembanganya e-commerce. Apalagi semenjak pandemi, gaya hidup dan cara belanja yang ikut berubah.
" Sebelum pandemi dunia kecantikan itu kebanyakan belanja langsung tetapi sekarang produsen bisa langsung ke pelanggan yang ada di seluruh pelosok Indonesia dan dunia," imbuhnya lagi.
Di sisi lain, yang membuat Cedefindo masih tetap bertahan selama 41 tahun ini adalah karena selalu menciptakan skincare ataupun beautycare dengan kualitas bagus.
Apalagi bahan baku yang digunakan sudah mendapat izin BPOM dan bersertifikat halal.
" Kita punya eksperimen maupun research. Kita ada ratusan client dan produk itu enggak boleh sama. Kita menelurkan formulasi customize sesuai dengan permintaan customer," imbuhnya lagi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya