Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perusahaan Start-up Marlin Booking Belajar Ke Google (Foto: Merdeka.com)
Dream - Para pengembang platform pemesanan tiket kapal feri online, Marling Booking, mendapat kesempatan berkunjung ke markas Google, Uber, dan Waze, sebagai `hadiah` memenangi NextDev 2017.
Pengembang Marlin Booking, Ali Sadikin, mengatakan usai kunjungan ke Silicon Valley, Amerika Serikat, dia mendapat banyak pelajaran berharga. Kini Ali semakin bergairah mengembangkan Marlin Booking.
Ali ingin membawa Marlin Booking menjadi platform online transportasi laut terbesar di Indonesia.
" Di Indonesia, bicara transportasi udara, orang pasti ingat Traveloka. Berbicara transportasi darat, orang pasti ingat Go-Jek. Dan berbicara transportasi laut, saya ingin orang ingat Marlin Booking," kata Ali kepada Merdeka.com, Jumat, 16 Maret 2018.
Ali mengembangkan Marlin Booking bersama Dede Saputra. Mereka membasiskan aktivitasnya di Batam, Kepulauan Riau.
Saat ini aplikasi Marlin Booking bisa diakses via web dan aplikasi mobile. Sekitar 10 ribu pengguna sudah mengunduh aplikasi Marlin Booking.
Untuk memudahkan pembayaran, Marlin Booking memiliki beragam metode dan sistem pembayaran.
Selama berkunjung ke Silicon Valley, Ali mengatakan banyak belajar mengenai ekosistem dan budaya perusahaan digital.
" Yang menarik dari Uber misalnya bagaimana membuat platform yang lebih stabil dan cepat untuk bisa sanggup menahan traffic skala besar," kata Ali.
Kini Ali berfokus pada rancangan strategi untuk mendapatkan suntikan dana terutama dari perusahaan Series A.
Selain itu, Ali juga bermimpi agar Marlin Booking seperti SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa milik Elon Mask.
" Jadi mudah-mudahan ke depan Marlin juga bisa membuat teknologi baru yang bisa membuat proses di pelabuhan menjadi simpel dan efisien," ucap dia.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya