Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: TikTok @99colours
Dream - Hidup memang tentang pilihan. Setiap orang berhak menentukan dan mengambil pilihannya sendiri dalam hidup. Seperti cerita pria asal Singapura berusia 23 tahun ini. Meski kadang membuat sebuah pilihan itu tak mudah, hidup justru bisa terasa lebih bermakna karenanya.
Melansir laman Must Share News, Jumat, 16 September 2022, pria bernama Matthew Tay ini menolak tawaran dari tiga universitas lokal ternama demi mengejar passionnya menjadi pengemudi bus.
Kini Matthew mengemudi untuk sebuah perusahaan bus swasta secara paruh waktu. Ia berhasil mewujudkan apa yang diimpikannya.
Matthew pun menceritakan bahwa ia pertama kali menemukan kecintaannya pada bus ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Bahkan di bukunya, ia sering menggambar sketsa bus.
Menyadari minatnya pada bus, orangtuanya mengajak Matthew ke persimpangan jalan di sekitar Singapura, untuk melihat ragam bus beserta pengemudi dan pemandunya.

Ketika berusia sekitar 10 tahun, Matthew bergabung dengan grup Facebook yang terdiri dari penggemar bus. Di sana, dia terhubung dengan orang-orang yang mempunyai minat sama. Matthew pun jadi tahu informasi seputar bus. Bahkan ia sering naik bus untuk sekedar bersenang-senang, memotretnya, dan mencoba rute baru.
Saat beranjak dewasa, Matthew pun berkesempatan mengumpulkan pengalaman di belakang kemudi tanpa mendapatkan imbalan apa pun, karena masih dalam masa dinas atau National Service.
National Service adalah kebijakan nasional di Singapura yang mewajibkan semua laki-laki yang merupakan warga negara Singapura untuk menjalani masa wajib dinas.

Setelah selesai masa dinas tersebut, Matthew mendapatkan lisensi mengemudi kelas 4 untuk mengemudi bus. Ia pun bergabung dengan A&S Transit sebagai pengemudi bus paruh waktu.
Dalam prosesnya mendapatkan lisensi mengemudi bus, ia konon menolak tawaran dari tiga universitas lokal ternama, yakni Singapore Management University dengan jurusan Smart City Management and Technology, lalu National University of Singapore dengan jurusan Business Administration, dan Nanyang Technological University dengan jurusan Public Policy & Global Affairs.
Matthew menjelaskan bahwa dia merasa perlu melakukan sesuatu yang lebih dekat dengan hatinya. Menurutnya ia ingin melakukan sesuatu untuk jangka panjang dan bukan hanya sekedar untuk mencari uang.
Namun, Matthew menolak menjawab pertanyaan tentang gajinya, yang menurutnya merupakan topik sensitif.
Matthew biasa mendapat shift kerja di malam hari, dari pukul 16.30 hingga 22.00. Sepanjang waktu kerjanya tersebut, ia bisa mendapatkan penumpang hingga 200 orang.
Yang membuat pekerjaannya jauh lebih menyenangkan, Matthew memiliki teman-teman yang juga mengemudikan bus paruh waktu.
Namun pekerjaan Matthew pun rupanya memiliki serangkaian tantangan unik.
Salah satunya yakni sulit menemukan toilet untuk buang air kecil. Sehingga Matthew mengungkapkan dirinya sering kali hanya minum sedikit air mineral agar tak sering buang air kecil.
Selain itu, tantangan bagi Matthew adalah bodi bus yang besar dan panjang membuatnya jauh lebih sulit untuk bermanuver.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya