Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram @guswitzoe
Dream - Kini, makin banyak anak muda yang memiliki harta berlimpah. Kalau dahulu orang kaya biasanya di usia yang sudah cukup mapan, kini banyak anak muda sudah memiliki kekayaan yang luar biasa di bawah usia 30 tahun.
Seperti salah satu penduduk asal Norwegia, Gustav Magnar Witzøe, yang saat ini baru menginjak 29 tahun. Dia berhasil masuk ke dalam jajaran miliarder termuda di dunia. Dia menjadi pewaris kerajaan penangkapan ikan salmon milik ayahnya.
Dikutip dari South China Morning Post, Senin 26 September 2022, Gustav Magnar Witzøe terlahir dari pasangan Gustav dan Oddny Witzøe pada 8 Februari 1993, di Frøya, sebuah pulau kecil di Trøndelag, Norwegia. Ibunya bekerja sebagai pengasuh dan ayahnya seorang pengusaha.
Pada 1991, ayah Gustav mulai mendirikan SalMar yang saat ini telah tumbuh menjadi salah satu produsen salmon budidaya terbesar di dunia. Menurut Seafood Media Group, bisnisnya sudah melebar hingga Asia, Amerika Serikat, Kanada, Federasi Rusia, dan Norwegia.
Meskipun perusahaan terus berkembang, keluarga Witzø tidak memanjakan sosok anak tunggal mereka.
Kepada The Telegraph, Gustav bahkan mengungkapkan bahwa anaknya pernah bolos kuliah dan justru bekerja di tempat pembudidayaan ikan salmon selama dua tahun untuk belajar berdagang.
Dia berkata, “ Mungkin akan berbeda jika saya tumbuh dengan uang, tetapi karena kami tidak ketika saya masih kecil, saya sangat senang tentang itu. Itu hanya keluarga yang normal dan sederhana, dan saya pikir itu adalah nilai yang akan saya bawa.”
Hampir semua orang yang berstatus sebagai anak begitu mencintai orang tuanya. Begitu pun dengan Witzø.
Sebagai bentuk kasih sayangnya kepada kedua orang tua, Witzø membuat sebuah tato. Menurut Cord, dia membuat tato di lengannya dan menuliskan “ Pahlawan Sejatiku” yang tertuju untuk orang tuanya.
Meski dia menyandang status sebagai miliarder muda, Witzø masih senang berolahraga dan menunjukkan gaya hidupnya yang mewah di akun social medianya. Dia bahkan bisa berolahraga hingga sembilan kali dalam seminggu.
Selain itu, gaya hidupnya yang mewah pun juga ia pamerkan lewat akun Instagram pribadinya. Beberapa foto yang diunggahnya merupakan tempat-tempat yang pernah ia kunjungi, dari Italia, Prancis, hingga Dubai.
Dari banyaknya hewan, Witzø begitu menyayangi seekor anjing dan akhirnya menjadikan peliharaan. Ia menyayangi anjing terrier Staffordshire kesayangannya. Bahkan Witzø pun membuatkan akun Instagram pribadi untuk hewan peliharaannya itu.
Pada 2013, Witzøe mendapat 47 persen saham SalMar ASA dari ayahnya. Saat itu usianya baru menginjak 19 tahun. Menurut The New Zealand Herald, langkah itu diduga untuk menghindari tagihan warisan yang besar.
Meskipun menjadi pemilik salah satu konglomerat perikanan terbesar di dunia, Witzøe tampaknya tidak merasa berhak atas kekayaan keluarga hingga saat ini.
“ Anda tidak bisa hanya menuntut untuk menjadi bos dari organisasi sebesar itu. Anda harus cocok untuk itu. Jika ada alternatif, pria atau wanita terbaik harus mendapatkan pekerjaan itu. Ada begitu banyak yang dipertaruhkan – nilai, pekerjaan, faktor penting,” ujarnya.
Menurut Forbes, sat ini dia punya kekayaan bersih sekitar US$3,8 miliar atau sekitar Rp57,48 triliun.

Menurut The Telegraph, Witzøe didukung oleh temannya untuk memulai karier sebagai model. Akhirnya dia meluangkan waktu untuk berkarier sebagai model, tapi juga tetap berinvestasi di perusahaan start up.
Menurut salah satu media Inggris, Witzøe berinvestasi di beberapa perusahaan, seperti Snapchat Norwegia, Gobi, dan layanan host Airbnb Keybutler, menurut media Inggris.
Investor Norwegia itu membiayai start up melalui perusahaannya Wiski Capital, yang terlihat bekerja dengan talenta teknologi paling mentah di Norwegia.
Sayangnya, kehidupannya tidak selalu mulus, Witzøe pernah terjerat hukum tepat di akhir masa sekolah menengahnya.
Menurut The New Zealand Herald, dia pernah ditangkap karena menyalip kendaraan lain dengan melaju 180km/jam di zona 60km/jam. Akibatnya, dia menjalani hukuman dua minggu penjara, menurut sumber yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya