Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Kantor Google (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Kejadian salah transfer bukan fenomena yang baru di dunia industri keuangan. Hanya karena salah satu nomor rekening saja, seseorang bisa mendapatkan durian runtuh karena saldo tabungannya jadi bertambah.
Namun kejadian yang dialami seorang pria ini mungkin terdengar tak biasa. Alasannya pihak yang salah mentransfer uang adalah perusahaan multinasional yang termasuk dalam salah satu korporasi raksasa dunia.
Mengutip The Star, seorang pria dikejutkan dengan transfer dana yang membuatnya melongo. Seperti mendapat durian runtuh, rekening pria itu mendadak menjadi gendut setelah menerima uang US$250.000 atau setara Rp3,7 miliar dari Google.
Pria yang menjadi miliarder dadakan itu bernama Sam Curry. Profesinya adalah seorang engineer yang bekerja di perusahaan mata uang kripto, Yuga Labs.
Mendapat rejeki nomplok, Sam pun mencuitkan pertanyaannya melalui akun Twitternya.
" Sudah lebih dari 3 minggu sejak Google secara random mengirimkan saya uang USD 249.999 (setara Rp 3,7 miliar) dan saya belum mendengar apa pun mengenai hal ini. Apa ada cara agar kami bisa menghubungi Google? Tidak apa jika kamu tidak ingin uang ini dikembalikan," kata Curry melalui akun Twitternya.
Namun ternyata, malangnya uang sebesar Rp3,7 miliar sampai karena salah kirim, Sam pun sebenarnya tidak bekerja di Google.

Menurut CNN, Google ingin uang yang salah kirim tersebut dikembalikan. Perusahaan kini tengah berupaya agar uang salah kirim itu bisa kembali.
Kepada CNN, Google menyebutkan, kesalahan kirim tersebut terjadi karena adanya 'human error'.
" Tim kami baru-baru ini melakukan pembayaran ke pihak yang salah sebagai akibat dari kesalahan manusia," kata juru bicara Google.
" Kami menghargai hal tersebut dikomunikasikan dengan cepat kepada kami oleh pihak yang terkena dampak dan kami tengah berupaya untuk memperbaikinya," kata pihak Google.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya