Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Erick Thohir, Prabowo Subianto, Dan Nadiem Makarim (Syahid/Dream.co.id)
Dream - Kabinet Indonesia Maju saat ini dihuni oleh tiga menteri berstatus triliuner. Harta kekayaan mereka dalam bentuk aset maupun kas mencapai di atas Rp1 triliun.
Mengutip data Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menjadi pejabat negara terkaya di jajaran kabinet Indonesia Maju. Posisinya menyalip Prabowo Subianto yang terpaut Rp300 miliar.
Posisi ketiga sebagai menteri triliuner diisi oleh Nadiem Makarim. Menteri berusia muda yang juga pendiri Gojek ini melaporkan harta kekayaannya mencapai Rp1 triliun.
Selain mengumumkan harta kekayaannya, LHKPN para menteri tajir ini juga berisi daftar utang yang mereka miliki hingga dokumen itu diserahkan.
Dengan statusnya sebagai orang berharta triliunan rupiah, tentu saja utang mereka bukan di kisaran jutaan rupiah.
Siapakah dari 3 menteri tajir di kabinet Joko Widodo dan Maruf Amin ini yang memiliki utang paling banyak?
![]()
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ternyata memiliki utang paling kecil di antara 3 menteri tajir ini.
Mantan jenderal bintang tiga ini melaporkan utangnya per 15 Januari 2020 senilai Rp8 miliar. Utang itu membuat kekayaan bersih yang dimilik Prabowo berkurang menjadi Rp2 triliun.

Di posisi kedua menteri tajir yang memiliki utang cukup besar adalah Erick Thohir. Pria yang punya latar belakang pengusaha ini melaporkan pinjaman yang masih dimilikinya sampai 15 Januari 2020 mencapai Rp60,11 miliar.
Posisi utang hingga puluhan miliar rupiah itu membuat kekayaan Erick senilai Rp2,37 triliun harus berkurang menjadi Rp2,31 triliun.

Berada di posisi terakhir dengan nilai kekayaan yang lebih kecil dari dua mitra kerjanya, Nadiem ternyata menjadi pemilik utang terbesar.
Lulusan Harvard University ini melaporkan posisi utangnya per 19 Desember 2019 lalu mencapai Rp185,35 miliar.
Dengan harta berupa aset, surat berharga, kendaraan serta kas yang berjumlah Rp1,41 triliun, kekayaan bersih Nadiem menjadi Rp1,22 triliun.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya